Tuesday, September 18, 2018

6 Barang Bawaan Wajib Backpacker

Tau kan guys, salah satu destinasi wisata dalam negeri yang sering menjadi tujuan para wisatawan backpacker adalah Makassar. Selain Pantai Losari, kota ini juga memiliki banyak tempat wisata terkenal yang unik dan sayang sekali jika dilewatkan.

Karena berlibur ala backpacker identik dengan bujet murah meriah, pastikan liburan mu juga jauh dari kata repot dan ribet.

Untuk memudahkan perjalanan ala backpacker, pastikan barang yang dibawa saat liburan benar-benar dibutuhkan.

Meskipun tiket pesawat murah sudah di tanganmu, duit sudah full di ATM, namun perjalanan ala backpacker selalu membutuhkan lebih banyak persiapan. Nah apa aja sih barang yang wajib kamu bawa saat melakukan perjalanan ala backpacker tersebut? Yuk, ikuti ulasannya:

1. Tas ransel

 

6 Barang Bawaan Wajib Backpacker
Source : pixabay

Barang pertama yang wajib dibawa oleh backpacker tentu saja tas ransel atau backpack. Untuk ukuran tas, sesuaikan dengan kebutuhan dan lama perjalanan. Jika melakukan perjalanan jauh dalam waktu lama, gunakan tas yang lebih tinggi dan mampu menampung banyak barang.

Tapi... yang boleh masuk ke dalam tas cuma barang-barang kamu ya.. bukan barang orang lain. :)

Pastikan juga kamu menggunakan tas ransel yang dirancang khusus untuk perjalanan dan tahan air. Karena di pasaran, masih banyak beredar tas ransel untuk wisatawan backpacker dengan kualitas rendah dan harga lebih murah. Gak mau kan isi tas ancur gara-gara air.

2. Jaket antiair

 

6 Barang Bawaan Wajib Backpacker
Source : pixabay

Selain tas, kamu juga harus membawa jaket antiair. Jaket semacam ini sangat penting karena benda tersebut bisa melindungimu dari panas, dingin, sekaligus hujan.

Bisa memberikan kehangatan di saat jauh dari yayang. he..he..he...

Jadi kita tidak perlu lagi repot-repot membawa payung atau jas hujan. Lebih praktis dan efisien bukan? Selain itu jaket antiair juga lebih mudah dibawa kemanapun karena sifatnya yang dapat dilipat dan dimasukan ke dalam koper. Menarik bukan?

3. Kantong antiair

 

6 Barang Bawaan Wajib Backpacker
Source : pixabay

Untuk memudahkan kamu menemukan barang di dalam tas backpacker yang penuh, gunakan pouch atau kantong khusus untuk menyimpan barang berharga seperti smartphone, uang, dan kartu identitas.

Biar lebih aman, pilihlah kantong yang terbuat dari bahan antiair. Jadi jika selama perjalanan tiba-tiba turun hujan atau terhadang badai, barang berharga di dalamnya bisa tetap aman.

4. Pakaian ganti dan peralatan mandi

 

6 Barang Bawaan Wajib Backpacker
Source : pixabay

Selain jaket, kamu juga membutuhkan beberapa pasang pakaian ganti dan dalam, serta peralatan mandi.  ingat...!!!  beberapa ya.

Pastikan pakaian yang dibawa benar-benar diperlukan. Kalau perlu, bawalah pakaian yang bisa digunakan untuk tidur sekaligus bepergian. Alias pakaian multifungsi.

Hindari membawa pakaian yang tidak terlalu dibutuhkan seperti piyama, jas, batik, koko. ehh.. ini mau backpacker-an apa mudik. 

Pastikan pakaian yang dibawa benar-benar dibutuhkan selama perjalanan. Jangan lupa juga membawa pakaian selam jika kamu berencana berlibur ke pantai atau sepatu tracker jika kamu ingin mendaki gunung di Makassar.

5. Bekal makanan

 

6 Barang Bawaan Wajib Backpacker
Source : pixabay

Nah... ini nih yang gak boleh ketinggalan. Selain beberapa pakaian, peralatan mandi, dan beberapa kebutuhan penting lain, isilah tas ranselmu dengan bekal makanan yang memadai.

Apalagi buat kamu yang doyan makan, bekal makanan sangat penting untuk menghindari pengeluaran tambahan saat sedang menjelajahi Makassar.

Jika berkunjung ke daerah yang sepi dan jauh dari pemukiman seperti gunung, hutan, atau pulau terpencil, kamu tidak perlu terlalu khawatir akan kelaparan.

Sebagai referensi, bawalah beberapa kue kering, biskuit, dan kudapan ringan lain yang tidak terlalu makan banyak tempat. jangan lupa pastikan mie instan di dalam ranselmu.. 'cause this is my favorite food 👏

Jangan lupa juga untuk membawa botol air minum yang bisa diisi ulang kapanpun. Sehingga ketika butuh air minum, kita tidak perlu repot-repot mencari toko atau mini market.

6. Aplikasi traveling

 


6 Barang Bawaan Wajib Backpacker

Selain beberapa barang yang sudah disebutkan, sebelum melakukan perjalanan ala backpacker pastikan smartphone sudah dilengkapi dengan aplikasi travel seperti Airy yang dapat memudahkan perjalanan.

Karena selain dapat mencari tiket peswat dari berbagai maskapain penerbangan murah, aplikasi ini juga bisa membantu kita mencari dan memesan akomodasi hotel murah untuk perjalanan Anda.

Jangan lupa bawa charger sama powerbank. Gak mau kan hp lowbat pas lagi asik update status.

Nah, itulah beberapa barang bawaan yang wajib dibawa saat kita akan berwisata ala backpacker di Makassar. Semoga informasi di atas bisa menjadi referensi sebelum kita merencanakan liburan.

Agar liburan backpacker lebih murah meriah, pastikan Anda membeli tiket pesawat sekarang dari jauh hari ya.

Selamat melakukan backpacking!!

Tuesday, September 11, 2018

#BukaInspirasi Pengalaman Lucu dan Hadiah Total 61 Juta dari Bukalapak

Hadiah Total 61 Juta dari Bukalapak  #BukaInspirasi

Bukalapak lagi ngadain kompetisi Bukalapak #BukaInspirasi  dengan hadiah total 61 juta rupiah, saya kira semua orang pasti berminat mengikutinya, karena hadiahnya gede gitu.  Atau ada temen-temen yang udah ikutan. Berarti saya nih yang ketinggalan.  He... he…

Temen-temen boleh kok share tulisan ini biar teman-teman yang lain pada tau. Sebab 100 pendaftar pertama akan mendapatkan saldo Top Up BukaDompet sebesar Rp100.000,- yang bisa digunakan untuk berbelanja di Bukalapak!.  kali aja kamu kecepretan. 😁

Cerita waktu saya nemuin ajang Kompetisi BukaBlog Bukalapak #BukaInspirasi .

“Payah…”  Istri saya tiba-tiba mengumpat.

“Udah cape-cape muterin mall, barang yang di cari enggak ada.”

“Kalaupun ketemu harganya kelewat mahal, gak bisa di tawar. Arrrgghhh… “  Makin histeris.

Sebab istri saya ini biangnya nawar. Barang semahal apapun ditangannya bisa menjadi lebih murah dan merakyat. Tapi kali ini nihil. (Bagaimana mau di tawar orang ini di Mall. 😁)


***
Okeh, Back to Story

Ternyata Istri saya sedang mencari lipensetip(Lipstick) yang agak langka jenisnya, you now lah cewek itu bibirnya satu tapi lipensetip-nya bisa banyak. He… he… he...  *piss my wife

Sudah lebih dari satu jam muterin mall. Nyari lipensetip yang menurut istri agak langka, “selain warnanya yang beda, juga di pakenya enak, tau.” Kata istri saya.

Akhirnya setelah beberapa lama, diputuskan pulang dengan tangan hampa.
Masih dengan raut muka yang agak kecewa setiba di rumah, istri pun langsung  masuk kamar.

“Yeeaayyyy… “

Tiba-tiba terdengar teriakan dari arah kamar. Keras sekali, yang bikin jantung hampir copot.
Dengan rasa penasaran saya pun menyusul ke arah suara itu berasal.

“Ada apa sih, Mah?

“Lihat deh, Yah. Ternyata  barang yang di cari ada di Bukalapak, dan harganya jauuh lebih murah” Setengah berteriak karena kegirangan.

“Hadeuuhhh…” saya menarik napas dalam-dalam.

“Pantes teriakannya kenceng kayak menang undian 1 milyar.”  Kata saya.

“Tapi.. ehhh.. tunggu dulu Bukalapak lagi ngadain kompetisi ni, namanya Bukalapak  #BukaInspirasi  dengan hadiah total 61 juta rupiah.”

“Ah.. yang boneng, Mah?”

“Betul  kok, Yah. Nih ada yang posting di grup blogger.” sambil menyodorkan hp ke muka saya.

Ternyata kompetisi udah di mulai dari tanggal 1 agustus dan akan berakhir tanggal 22 september 2018.

“Waduh ketinggalan nih.Gimana yah? Ah, lebih baik terlambat dari pada tidak sama sekali.”

“sikattt… “


***
Back to Bukalapak  #BukaInspirasi

Bukalapak merupakan situs belanja online yang tidak asing lagi bagi keluarga, terutama untuk anak dan istri saya.

Istri memang sering berbelanja sesuatu di sana. Kalau pas ada barang yang di minati pasti deh tanpa ragu masukin kekeranjang belanja, dan saking penuhnya keranjang belanja sampai dapet konfirmasi dari buka lapak.

Begini kira-kira notifikasinya.

“Satu langkah lagi barang akan menjadi milik anda, lakukanlah pembayaran.”

“Tuh perhatian banget kan Bukalapak."

dan yang paling bikin kita merasa di perhatiin lagi. pada saat order, baru mau klik tombol bayar di internet banking, Customer Servis pasti akan telepon. agar kita melakukan pembayaran.

Kurang cepet apa coba respon CS Bukalapak. ini artinya aktifitas di Bukalapak bener-bener selalu di pantau.

Kalau anak saya yang kecil beda lagi, dia suka banget masukin barang-barang melalui aplikasi Bukalapak ke menu favorit, sambil berharap si mamahnya liat dan di beliiin. He..he..

Kalau saya.. ehhmmm apa yah..

Sebagai suami yang selalu siaga (siap jaga dan bayarin belanja) Saya itu tugasnya ya itu,  ngebayarain barang-barang yang udah mereka beli.  *tepok jidat

“Cliing…..” tiba-tiba notif whatsApp berbunyi.

“Ayah… tolong bayarin bukalapak nomornya ada di screenshot”

Saya langsung bilang “ oke , mah”

“Thanks, Yah. You are my hero”

“Hero apanya, 'Haru' iya”  *sambil liat saldo 😭

Mungkin karena waktu itu masih suasana Hari Kemerdekaan Indonesia, jadi istri saya menyebut saya pahlawan.  *pahlawan opo?


***
Back to kompetisi Bukalapak #BukaInspirasi

Ada 3 kategori hadiah yang bisa di dapatkan di kompetisi  Bukalapak #BukaInspirasi ini


Kategori blogger terbaik

Kriterianya:
- Referral terbanyak       
- Kualitas konten
- Kualitas landing page

Hadiah:
Juara 1: Sertifikat + BukaDompet Rp 12.000.000,-
Juara 2: Sertifikat + BukaDompet Rp 8.000.000,-
Juara 3: Sertifikat+ BukaDompet Rp 5.000.000,-

Kanal organic terbaik

Kriteria kanal organic terbaik
- Jumlah potensial traffic tertinggiberdasarkan perhitungan ahrefs. Tanggal 30 september 2018 pukul 23.59 wib.

Hadiah:
Juara 1: Sertifikat + BukaDompet Rp 8.000.000,-
Juara 2: Sertifikat + BukaDompet Rp 5.000.000,-
Juara 3: Sertifikat + BukaDompet Rp 3.000.000,-

Konten terkreatif

Kriteria konten terkreatif:
- Sharing terbanyak (facebook & twitter)
- Ide terunik untuk bukalapak.

Hadiah:
Juara 1: Sertifikat + BukaDompet Rp 5.000.000,-
Juara 2: Sertifikat + BukaDompet Rp 3.000.000,-
Juara 3: Sertifikat + BukaDompet Rp 2.000.000,-

Untuk keterangan lebih jelas kamu bisa klik link ini: Kompetisi BukaBlog Bukalapak #BukaInspirasi

Yang jelas kompetisi ini dibuka untuk umum, dalam arti siapapun bisa mengikuti kompetisi Bukalapak #BukaInspirasi ini, kecuali karyawan Bukalapak.

Tapi bagaimana pun, bukalapak sudah menjadi tempat belanja favorit keluarga saya, selain barangnya komplit juga harganya bisa cingcai… lah…

Tapi ada satu hal.  Saya itu lagi nyari fitur Donasi di Bukalapak tapi belum nemu. Seandainya bisa berbelanja sambil berdonasi. 😎 Hemmm....
Kalau ada yang udah nemu kasih tau saya yah.

Gaess... jangan cuma jadi pembaca, ikutan yuk kompetisi BukaBlog Bukalapak #BukaInspirasi .

Monday, September 10, 2018

Wiro Sableng 2018, Ken Ken jadi Cameo

Wiro Sableng 2018, ken Ken jadi Cameo


Dulu saya pernah baca novel wiro sableng karya Bastian Tito punya temen,  tapi belum pernah sampai abis. karena emang lagi di baca temen juga. kayaknya dia juga boleh pinjem sih.. *gak modal amat ya..

Pernah juga nonton wiro sableng zaman layar tancep masih berjaya waktu kecil, tapi lupa yang judulnya apa. Maklum masih unyu-unyu.

Dan serial Wiro Sableng di tivi bikin saya sedikit paham karakter cerita wiro sableng. Yang di akhir cerita harus pergi  mengembara kembali.

Tapi wiro sableng di bioskop...ehmmmm pengalaman baru nih.


Awal nonton wiro sableng saya di tawari istri, tapi kurang tertarik.Paling ceritanya kayak dulu gitu-gitu aja terus adegannya yah biasa kayak di tipi dulu.

Tapi pas tau wiro sableng ikut di garap 20th Century Fox, terus liat trailernya saya jadi kepincut juga pingin nonton. Siapa sih yang enggak kenal 20th Century Fox. ya.. kan?

Ga pake lama bioskop XXI Cipinang Indah pun jadi lokasi nonton.

Wiro Sableng 2018, ken Ken jadi Cameo

Tiket pun di pesan online karena nontonnya pun dadakan, kalau langsung beli di tempat gak bakal kebagian kursi favorit yaitu deretan tengah ke belakang.

Wiro Sableng 2018, ken Ken jadi Cameo

Seperti biasa saat nonton, yang namanya cemilan itu gak ketinggalan. roti, snack-snack pun di bawa, dengan trik khusus yang mungkin udah pernah temen-temen alami, snack dan kawan -kawannnya pun sukses masuk ke bioskop.

Wiro Sableng 2018, ken Ken jadi Cameo

Gaess... Wiro sableng di batasi buat umur 13 tahun keatas, jadi buat anak yang umurnya di bawah mesti di beri pengarahan.
Soalnya banyak adegan berantemnya yang kalau anak gak di kasih ngerti bisa main silat-silatan sama temennya.

Sinopsis:

Nusantara, abad ke-16, Wiro Sableng (Vino G Bastian), seorang pemuda, murid dari pendekar misterius bernama Sinto Gendeng (Ruth Marini), mendapat titah dari gurunya untuk meringkus Mahesa Birawa (Yayan Ruhian), mantan murid Sinto Gendeng yang berkhianat. Dalam perjalanannya mencari Mahesa Birawa, Wiro terlibat dalam suatu petualangan seru bersama dua sahabat barunya Anggini (Sherina Munaf) dan Bujang Gila Tapak Sakti (Fariz Alfarazi). Pada akhirnya Wiro bukan hanya menguak rencana keji Mahesa Birawa, tetapi juga menemukan esensi sejati seorang pendekar.
source : cinemaXXI

Wiro Sableng 2018, ken Ken jadi Cameo

Salah satu adegan saat latihan dengan Sinto gendeng. Efeknya lumayan keren.

Wiro Sableng 2018, ken Ken jadi Cameo

Sumpah menurut saya film ini cukup lucu, apalagi yang bawain Vino yang emang suka mainin peran konyol kalau main film.

Penonton juga sempat tertawa saat Ken Ken(pemeran serial Wiro Sableng) muncul dan saling pandang dengan vino(wiro sableng). dan jurus mereka sama.

Entah kenapa, kemunculan Ken Ken sebagai Cameo* membuat ingatan saya seakan kembali ke era tahun 90an di mana ken-ken waktu itu sangat populer sebagi wiro sableng.

Mungkin ini trik agar penonton bernostalgia ke masa lalu dan menjadikannya lebih familiar.

Yang jelas film ini sukses membuat saya tertawa terpingkal-pingkal.

Adegan Aneh

Tapi ada adegan yang menurut saya kurang masuk akal, saat Bujang gila tapak sakti mengikat si Brewok, pangeran dan Rara Murni, di sebuah pohon.

Jujur ini saya enggak abis pikir, kenapa bisa Bujang gila tiba-tiba mengikat mereka bertiga terbalik di sebuah pohon di tepi jurang.

Sedangkan saat berkelahi di atas pohon dengan wiro sableng, waktu pohon goyang si bujang gila ketakutan. hayoo.. pikir....

Tapi sudahlah film ini cukup bagus dan akan saya tunggu sekuelnya.
Sebab di akhir cerita Pangeran Matahari sudah siap menanti.

Dan kabarnya film ini sudah tembus lebih dari satu juta penonton.

*  Cameo adalah munculnya seseorang yang terkenal di bidang performing acts seperti teater, film, video games, dan televisi. Namun durasi selama mereka muncul tidak lama. Peran yang dimainkan pun tidak memiliki bobot besar pula, dan tidak diperlukan untuk berbicara.#wikipedia

Friday, August 31, 2018

My first and Last Karnaval

My first and Last Karnaval

My first and Last Karnaval - Judulnya inggris dikit ah... biar rada gaul.đŸ˜Ŧ

Ngomongin karnaval jadi inget kisah tragis karnaval saya waktu kecil, sedihh... banget kalo inget.  Sampai sekarang aja masih kerasa kalo di inget-inget.

Beberapa minggu lalu ada acara karnaval yang di adakan di RW, pesertanya seluruh RT dalam lingkup RW, walapun ada beberapa RT yang gak hadir tapi acaranya lumayan rame.

Anak saya antusias banget saat mau ikut, ini adalah karnaval pertamanya seumur hidup. Dengan menggunakan pakaian adat papua dia semangat sekali ikut karnaval sampai enggak sabaran walapun acara belum di mulai.

"Ayo, Yah. Sudah pada kumpul di lapangan tuh" dengan sedikit berteriak penuh semangat.
saya cuma senyum aja menyemangati dan bilang  " kamu keren..."

"Semoga karnaval pertamamu gak se-tragis bapakmu nak" bisik saya dalam hati.

Karena saya masih ada kerjaan, akhirnya istri yang mengantarnya ke lapangan. Saya di suruh nyusul.

Okeh...

Acara karnaval yang di hadiri oleh beberapa RT ini menempuh jalur dari titik kumpul di lapangan senam Bigasia. Di lepas per-RT yang akan melewati jalan raya di sekitaran RW.

Awalnya saya kira jarak tempuhnya sekitar 1 kilo. Enggak taunya pas saya ukur pakai google map lsekitar 2,5 km, para ibu-ibu pun protes saat jarak sudah 2 Km dan minta potong jalur, agar lebih cepat finish.

"Bukan apa-apa Pak, ini anak-anak pada ngeluh kecapeaan" protes para ibu-ibu.

Bukan cuma mereka aja sih, istri juga ikut ngomel-ngomel.  Sebab saat jarak baru 1 kilo anak perempuan saya wajahnya udah mulai asem.

Bukan karena cape, dia ternyata aus dan laper, sebab distribusi snack lambat. Untung sang kumendan sigap dengan mengantar cemilan ayam goreng, kentang goreng, burger, kebab dan sebotol aqua.

Eh, ini cemilan apa bukan ya. he..he..



Dua kilometer pun berlalu

Dan... menjelang finish atau 500 meter sebelum titik kumpul jagoan saya tumbang, "Ayah kakiku pegel" keluhnya.

Yahh.. syudah mau bijimane lagi, sebagai layaknya "Super Dad". Dengan sigap saya menggendong si ganteng.

Saya pun senyum - senyum saat melintas di kerumunan warga yang menonton, padahal tangan saya mulai enggak kuat menahan beban si ganteng yang badannya gembul.

Baru 200 meter saya nyerah... anak saya saya biarkan jalan karena sudah mau sampai finish.

My first and Last Karnaval

Flashback ke karnaval saya dulu

Dulu sekitar tahun 1990 saat saya masih kelas satu SD, persis sama kayak anak laki-laki saya sekarang, di adakan juga karnaval di RW.

Sehari sebelumnya sepeda kecil saya pun di hias, dengan bantuan bapak dan seingat saya dengan mas Mono tetangga saya(sebab mas mono ini orangnya kreatif).

Sampai malam pun saya susah tidur, terus memandangi sepeda saya dan cek lagi kalau - kalau ada yang kurang, atau takut tiang bendera yang terbuat dari batang bambu terleps.

saya juga membayangkan keseruan apa yang akan saya alami besok.

***

Ini dia yang di tunggu-tunggu, pagi harinya selepas mandi dan berdandan rapi saya langsung meluncur dengan sepeda yang telah di hias menuju titik kumpul.

Saya seneng banget, banyak tetangga yang menyapa dan senyum liat sepeda saya. Saat berkumpul dengan teman-teman pun saya antusias. Karena saya akan punya cerita karnaval sendiri, kayak temen-temen.

Sebab teman saya yang sudah pernah ikut karnaval selalu bercerita tentang keseruan karnaval, jalur yang pernah dia lewati, dan hadiah snack dari panitia.

Kisah tragis

Panitia pun melepas para peserta karnaval sepeda hias, saya dengan semangat mengayuh sepeda, melewati jalan yang sudah di tentukan.

Oleh karena jalannya belum diaspal, (karena jaman saya kecil cuma jalan protokol aja yang sudah di aspal, jalan kampung masih tanah berbatu kerikil) dan jalurnya melewati tempat daur ulang sampah sesuatu pun terjadi dengan sepeda mungil saya.

Baru beberapa meter mengayuh, tiba-tiba ada sesuatu yang nyangkut di ban belakang sepeda, ternyata sesuatu itu adalah potongan kawat berduri yang menancap tepat di ban belakang.

Saya berhenti dan mencabut kawat tersebut. Ban sepeda pun kempes seketika


Kawan-kawan meninggalkan saya dengan sepedanya. Terus melaju tanpa menoleh, Karena mereka tidak melihat kondisi saya dengan sepeda imut yang sekarat.

Ahh... saat nulis ini aja, masih berasa sedihnya.

Panitia pun memergoki sepeda saya yang kempes.  "Kamu harus pulang, gak bisa lanjut" katanya.

Sepertinya hampir menangis saat itu, cuma saya tahan karena malu.

Saya heran, jalan ini sering saya lewati. Kenapa malah ada kawat berduri di jalan tepat di hari karnaval. Sampai saat ini saya pun masih suka bertanya

Saya pun berbalik arah sendirian... saya sedih, malu dan kecewa.

Malu karena orang yang melihat saya tertawa dan kecewa karena besok enggak punya cerita keseruan karnaval sendiri.

Naik Vespa

Sampai di rumah, orang tua pun bertanya, "kenapa pulang?"

"Ban Andi kempes. kena kawat"

Enggak inget waktu itu saya nangis atau gimana. Tapi yang saya ingat, Abis itu Bapak ngajak pergi jalan-jalan naik Vespa. Mungkin bermaksud untuk menghibur dan mengobati rasa kecewa saya.

Ahh... sudahlah, itu jadi karnaval pertama dan terakhir buat saya, sebab abis itu kayaknya enggak ada karnaval lagi di kampung Rawa Bebek tempat lahir dan besar saya. kayaknya sampai sekarang deh.

Semoga anak saya enggak se-sedih dan sekecewa saya, saat karnaval kemarin. Walapun sempat mengeluh capek.

Berikut ini beberapa foto keseruan karnaval di RW 06 kelurahan Malaka Jaya.

#MengenangMasakecil
#Curhat

My first and Last Karnaval

My first and Last Karnaval

My first and Last Karnaval

My first and Last Karnaval

My first and Last Karnaval

Tuesday, August 28, 2018

Blog Wisata Kehabisan Ide, Masa Sih?

Blogger Wisata Kehabisan Ide, Masa Sih?

Apa kamu kehabisan ide? serius? pertanyaan ini sebenarnya di tujukan ke diri saya sendiri. Sebab malu-maluin. Blog bertema wisata kesayangan alias blog jalan-jalan punya sendiri gak update-update sekitar semingguan.

Sebenarnya sebagai blogger yang menulis topik travelling kehabisan ide itu bisa aja terjadi. Di saat enggak melakukan aktifitas jalan-jalan kita jadi enggak punya bahan buat di tulis.

Nulis hal-hal di sekitar

Tapi kehabisan bahan apakah jadi alasan buat enggak nulis?

Enggak juga sih, sebab kita masih bisa posting aktifitas jalan-jalan kecil. Seperti makan bakso di pinggir jalan, jalan-jalan ke mall atau aktifitas jalan sore enggak jelas pun bisa di posting.

jadi enggak mesti travelling ke tempat wisata tertentu baru di tulis. Itu menurut saya sih.

Lantas kenapa saya enggak kunjung nulis juga?

Jawabannya adalah karena waktu.

Ya, waktu yang menjadi kendala untuk menulis. Sebagai part timer blogger atau blogger paruh waktu. Waktu menulis bisa menjadi momok.

Quality time

Disaat pukul 6 pagi harus berangkat kekantor dan jam 5 sore baru pulang kantor. Tentu waktu menulis menjadi sempit buat blogger part time. kalau enggak bisa curi waktu ngeblog di kantor

Biasanya  setelah sampai rumah, saya mandi, makan, istirahat sebentar. Lalu lanjut bermain dengan si kecil yang sudah beranjak besar hingga pukul 08.00 atau 08.30 malam.

Quality time itu perlu menurut saya.

Bermain, bercanda dan bercengkrama dengan keluarga. karena hakekat kita bekerja toh buat keluarga.

Mati lampu

Oke, waktu bermain dengan anak sudah usai.
Dan... di sisa tenaga di malam hari, saat sudah siap untuk menulis di depan laptop. tiba-tiba, pett... mendadak gelap gulita.

"Hufft...  Mati lampu" gumam saya.

Menit pun berlalu... eh... kok enggak ada senter ya? hp... mana hp?

Enggak lama istri saya pun memanggil setengah berteriak.

"Ayah.. Ayah. kalau udah ngantuk itu enggak usah ngeblog,  nyalain laptop malah di tinggal tidur." omel istri sambil membangunkan saya.

Oh... Saya pikir mati lampu... ehh.. enggak taunya saya ketiduran. đŸ˜Ģ

Masih nyaman

Kalau udah gini mending saya tutup laptop dan lanjut tidur. Masalahnya bukan pertama kali saya ketiduran kayak gini.Udah sering.

Lebih parah malah pernah sampai pagi laptop nyala. untungnya windows ada otomatis sleep yang kalau di cuekin tuh laptop bisa tidur sendiri.

Karena saya masih blogger iseng, jadi enggak update rutin enggak masalah sih (pembenaran). Dan beberapa minggu ini saya lagi mesra-mesranya sama rasa malas dan nyaman.

Tapi, enggak bisa terus-terusan begini nih. katanya mau jadi penulis hebat.
 
Cita-cita saya masih panjang, saya juga kepengen punya artikel yang banyak di blog pribadi. enggak pengen juga blognya jadi jamuran gara-gara enggak di sentuh-sentuh.

Solusinya...

Enggak ada jalan lain, satu-satunya cara adalah menulis...

Terus apalagi?  menulis...

Apalagi, ndi?  menulis lagi..

Eh, dalah....kok menulis semua?

Ya emang cuma itu satu-satunya cara biar blog update terus. menulis... menulis dan menulis...
oleh karena saya cuma punya sedikit waktu, maka saya akan ciptakan waktu khusus buat menulis.

Sayang... banget kan, sudah numpuk ide buat di jadiin tulisan. Walaupun enggak punya waktu(alesan) buat menulis, tapi buat saya foto itu harus jalan terus.

Minimal harus dapet bahan 1 foto tiap hari. Dan dari foto-foto tersebut akan terangkai kata juga cerita

Tapi waktu khusus menulis ini baru wacana ya... he..he... 😀

Tuesday, August 14, 2018

Alternatif Murah, Mengobati Patah Tulang

,
Alternatif Mengobati Patah Tulang

Mengobati Patah Tulang di tempat yang rekomended tentu jadi acuan semua orang. Selain sudah terbukti dan terpercaya ampuh, biaya yang murah tentu menjadi pertimbangan.

Senin yang lalu merupakan hari naas buat pakle saya, Beliau mengalami patah tulang kaki akibat kecelakaan antar truk dan motornya. Saat itu juga segera beliau di bawa ke ahli patah tulang.

Faktor biaya yang menjadikan alasan kenapa pakle saya tidak di bawa kerumah sakit ortopedi untuk operasi patah tulang.

Ada beberapa  ahli patah tulang yang cukup saya kenal seperti patah tulang cimande, patah tulang guru singa, patah tulang haji naim.

Tetapi ahli patah tulang Surbakti saya baru mendengarnya. Padahal lokasinya enggak jauh dari tempat saya tinggal, bahkan masih satu Kelurahan.

Lokasinya terletak di jalan SD Inpres RT 08/06 Pulo Gebang, Jakarta Timur. Patokannya enggak jauh dari bakso Sunar warung nangka. Bakso ehhmmmm ...💧😋

fokus... fokus... fokus... #glepak

Mengobati patah tulang tanpa operasi.

Ahli patah tulang yang tidak diobati, itu menurut saya setelah mendengar metode penyembuhan di sini.

Bagaimana tidak pasien tulangnya cuma di gips, lalu di suruh berbaring sepanjang hari.

Setiap sore atau menjelang magrib bagian yang patah di olesi semacam minyak patah tulang dan di berikan dua butir pil untuk di minum.

Apakah tulang bisa sembuh sendiri? saya sempat menayakan hal itu saat tau metode berobatnya  cuma diolesi minyak dan minum pil.

Bule saya bilang katanya sih nanti akan terasa seperti ada yang memijat bagian yang patah saat malam. "Bukan orang." katanya.

hiiiyy... sempet merinding dengernya.

Tapi saya berpikir realistis mungkin reaksi minyak dan pil yang diminum efeknya seperti ada yang krembut-krembut kalau orang jawa bilang.

Lama penyembuhan patah tulang di tempat ini, rata-rata sekitar 35 hari paling lama. Tapi tergantung tingkat parahnya juga.

"Waktu yang lumayan singkat di bandingkan kalau harus di operasi dan bolak-balik cabut dan pasang pen." Kata Bule saya.

Udah gitu biaya yang di keluarkan untuk kamarnya juga relatif murah. Rp 70.000 perhari untuk kelas 3, kayak di rumah sakit aja.  Sayangnya saya enggak nanya detail biaya berobatnya.

"Tapi betenya enggak ketulungan" kata bule saya. iya juga sih, karena beliau biasa modar-mandir di kantin. Kalau di suruh  nunggu kayak gitu tentu akan bosan.

Saat berkunjung kemarin, saya sempat ngobrol dengan salah satu pasien asal Sunter yang sedang duduk di bangku teras. Beliau mengalami cedera tulang belakang.

"Saat hari pertama masuk tulang belakangnya langsung di urut dan setelah itu cuma di olesi minyak, minum obat dan istirahat." katanya. Total sudah 28 hari dia nginap di ahli patah tulang ini, dan sekarang sudah jalan walau masih pakai alat bantu.

Namanya juga pengobatan alernatif tentu cara mengobati patah tulangnya berbeda dengan rumah sakit.

Masalahnya tinggal mau atau tidak untuk tinggal dan istirahat total kurang lebih 35 hari di tempat ini.

Hidup adalah pilihan, guys. 😀

Di bawah ini, saya sertakan suasana di tempat pengobatan tersebut.

Eeitts... saya bukan sedang di endorse ya ( kalau ada sih, saya enggak nolak 😁). Saya cuma berbagi pengalaman dan informasi mungkin suatu saat ada yang membutuhkan.

Mudah-mudahan kita dan orang yang kita cintai selalu sehat walafiat.
Aamiinn...

Alternatif Mengobati Patah Tulang

Alternatif Mengobati Patah Tulang

Alternatif Mengobati Patah Tulang

Alternatif Mengobati Patah Tulang

Alternatif Mengobati Patah Tulang

Wednesday, August 1, 2018

Danau Sunter, Kampung Warna-Warni dan Wisma Atlit Asian Games Memanjakan Mata

Danau Sunter, Kampung Warna-Warni dan Wisma Atlit Asian Games Enak di Lihat

Danau Sunter Sekarang Enak di liat dan pandang. Selain danaunya yang sekarang bersih, wisma atlit yang berwarna-warni juga membuat mata ini di manja.

Ini adalah pemandangan pagi hari di danau sunter, yang bersebelahan dengan wisma atlit Asian Games. Saat berangkat ke kantor dan melewatinya saya selalu memandanginya.




Saya suka dengan warna-warni wisma atlitnya. Dan pagar pembatas danau juga diwarnai serupa wisma atlit. Selain trotoarnya yang sudah di perbaiki di pinggir danau juga di buat taman-taman.

Di pinggiran danau sunter bisa duduk-duduk santai di kursi taman,  bisa juga jogging di trotoar yang sudah di beri trek khusus.

Danau Sunter, Kampung Warna-Warni dan Wisma Atlit Asian Games Enak di Lihat

Namun saya masih penasaran dengan gundukan tanah seperti pulau di tengah danau sunter ini, sebetulnya itu tempat apa sih?

Apakah makam? karena bagian itu tidak di keruk dan di biarkan. Gundukan tanahnya juga di tumbuhi pepohonan mirip sebuah pulau.

Ada yang tahu ini tempat apa?

Danau Sunter, Kampung Warna-Warni dan Wisma Atlit Asian Games Enak di Lihat

Saya sebetulnya terinspirasi sama yang punya ngayap dot com. Setelah Idris Hasibuan memposting fotonya sedang narsis duduk di pinggir danau, saya jadi tertarik buat memotret perkampungan warna-warninya.

Yang ternyata bagus saat terlihat di foto, beda sama kalau liat aslinya. 😀

Tapi jujur, danau sunter jauh lebih rapih dan enak di pandang sekarang. Ketimbang tiga tahun yang lalu, yang pinggiran danaunya masih amburadul.

Buat yang mau wisata ringan dan gratis danau sunter saya rekomendasikan. Dan buat para mancing mania, persiapkan alat memancingmu guys.

Yang jelas danau Sunter, kampung warna-warni dan wisma atlit Asian Games enak di lihat dan Pandang, itu kata saya loh.