Saturday, November 10, 2018

Satu - Satu Tujuan Ngeblog yang Mulai Tercapai


Selain menyalurkan hobi dan menghasilkan dollar dari adsense salah satu tujuan saya ngeblog adalah membuat sebuah buku.

Ini salah satu  cita-cita saya di saat awal membangun blog  ini.

Niat untuk berkarya lewat tulisan di awali dengan tulisan di blog. Blog sebagai media saya untuk belajar menulis dan menghasilkan sebuah buku.

Walaupun saat ini masih keroyokan tapi ini adalah sebuah titik awal perjalanan karir saya.

Dulu di awal ngeblog,  saya agak kesulitan menuangkan pikiran kedalam kalimat yang enak di baca, Namun karena terus berlatih lama-kelamaan terbiasa juga merangkai kata-kata.

Dan setelah hampir 2 tahun ngeblog, akhirnya saya menemukan jalan untuk menerbitkan buku.

Entah kenapa saya akhirnya ikut tergabung dalam kumpulan penulis. Dan akhirnya ikut tergabung dalam sebuah proyek buku antologi kisah nyata.

Berikut sinopsis dari cerita yang saya tulis di buku ini.

"Pernikahanku di ambang perceraian. Ada dua pilihan yang keduanya begitu menyakitkan, terus berjuang dengan berbagai tekanan atau segera berpisah dan bercerai.

Namun...
Tiba-tiba sosok pahlawan hadir di hadapanku."

You Are My Hero Adalah Sebuah buku kisah nyata yang ditulis oleh 35 kontributor dengan cerita yang berbeda. 

Buku yang akan membuat kita lebih mengerti dan memahami sosok pahlawan sesungguhnya.

Dan setelah membaca buku ini di harapkan kamu bisa menengok sekitarmu.

Mungkin saja sosok pahlawan itu berada di dekatmu, sosok yang teramat berarti bagimu. Seseorang yang tanpa kau sadari begitu memperjuangkanmu.

Kamu juga bisa menengok dengan hatimu. Dan merasakan betapa sosok pahlawan itu sebenarnya begitu dekat denganmu.

FYI, bukunya udah bisa kamu order kok. Bisa langsung melalui saya 
di 087881087043

Mumpung masih PO.
Kuy...

Thursday, November 8, 2018

Membuat Anak Makan Cepat dengan Cara Menempel Tulisan

Membuat Anak Makan Cepat dengan Cara Menempel Tulisan

Kemarin sore tiba-tiba anak saya berteriak keras, kebetulan waktu itu saya sedang berada di kamar dan dia sedang makan sendiri di depan TV.

"Ayah...Ayah... aku makannya cepet dong"
Bergegas aku keluar dari kamar dan melihat, "Eh... pinter.... Kok cepet banget, Dek?"
"Iya... aku baca tulisan itu, Yah.Aku kalau makan cepat."

Oh ternyata ia makan sambil membaca tulisan yang sengaja aku tempel di dispenser, yang bertuliskan "Aku kalau makan cepat"

Aku tersenyum kecil.. ternyata teknik yang aku tiru dari beberapa orang motivator sedikit berhasil.
Soalnya anakku itu kalau makan biasanya lama banget, bisa sampai satu jam sendiri. Ya gitu deh kalau makan enggak fokus entar lari sana - lari sini.

Ada aja yang di mainin, lucunya juga kadang mulutnya suka lebih banyak omong daripada ngunyah.

Di rumah memang sedang saya coba teknik dari beberapa motivator yang kebetulan bukunya udah saya baca atau ada beberapa yang dari youtube, suatu hal kalau sering dilihat akan tertanam ke alam bawah sadar bisa jadi kenyataan.


Contohnya kata motivator Aryan Surya  dulu dia menulis kata "Saya adalah orang jenius"

Saya pernah baca bukunya Irwan Berutu dia juga pernah menuliskan kata "Manajer" di kamar kost bahkan kamar mandi kost dan temen-temennya senyum-senyum.

Tulisan yang di tempel itu adalah impian kita dan kalau setiap saat kita melihat dan membacanya maka, pikiran kita tidak bisa lari darinya dan akan tergerak untuk terus mengejar impian tersebut.

Bukan hanya tulisan "aku kalau makan cepat sih" bahkan ada tulisan "aku anak jenius" "aku anak patuh" Aku anak sholeh" dan "aku hafal 30 juz alqur-an" di beberapa lokasi strategis di rumah.

Lokasi yang sering terjamah oleh mata. Seperti pintu, dispenser, papan tulis.

Saya pun menempel tulisan 'Founder' dan "CEO" untuk diri saya sendiri dan saya pikir agak mirip orang gila juga sih jadinya.

Tapi tulisan-tulisan itu adalah doa, doa kearah yang positif. dan mudah-mudahan apa yang saya tulis dan tempel bener-bener kejadian nantinya.

Amiin..

#ProjectTempelTulisanImpian

Photo by Tom Crew on Unsplash


Friday, November 2, 2018

Coming Soon my First Book, You Are My Hero

Coming Soon my First Book, You Are My Hero

You Are My hero sebuah buku tentang kepahlawanan yang sesungguhnya. Ini merupakan buku karya keroyokan dari beberapa penulis yang tersebar di beberapa kota di indonesia.

Buku yang bercerita tentang kepahlawanan berdasarkan kisah nyata dari penulisnya dan atau orang terdekat dan nara sumber mereka.

Setelah menunggu selama beberapa bulan dan melalui proses yang lumayan panjang, akhirnya akan terbit juga buku pertama saya ini, bukunya insya alloh akan terbit akhir november ini,

Saya sangat excited sekali, karena ini akan menjadi buku pertama dalam hidup saya. Mungkin bagi sebagian orang akan biasa saja, tetapi tidk bagi saya.

Ini adalah sebuah keinginan yang sedikit banyak mulai terwujud. Yap, salah satu cita-cita saya adalah menerbitkan buku.

Minimal saya sudah mematahkan perkataan om Bud ( Budiman Hakim) "Sebelum mati buatlah minimal satu buku"

Oh.. iya, buku ini akan diterbitkan oleh AE Publising dari kota Malang, penerbit buku indie.
Terima kasih mbak Novy E.R. dan mbak Zee yang udah bikin saya nyemplung di komunitas ini. Terima kasih juga kepada AE publising yang telah bersedia menerbitkan buku ini.

Dan yang paling utama terima kasih kepadaMu ya Alloh.

#CurahanHati
#MyFirstBook

Wednesday, October 31, 2018

Sungai ini Jadi Saksi Bisu, Betapa Sayangnya Bapakku

Sungai Yang Jadi Saksi Bisu, Betapa Sayangnya Bapakku

Entah kenapa saya sedih melihat keadaan sungai ini, airnya kotor dan banyak sampah di dalamnya. Saya rindu dengan sungai ini yang dulunya jernih. Malah saking jernihnya ikan saja akan terlihat saat berenang didasarnya.

Beberapa hari yang lalu saya melintasi sungai perbatasan antara provinsi DKI Jakarta dan Jawa Barat ini. Kebetulan saya melihat beberapa anak sedang bermain, saya kira mereka sedang mencari ikan, enggak tahunya yang dipungut dari sungai adalah mainan bekas yang sedang hanyut.

Saat masih kanak-kanak dulu saya suka mandi dan mencari ikan di sini dengan kawan-kawan. Tapi sayangnya, saya tidak berani berlama-lama mandi di sini takut ketahuan bapak. Sebab beliau selalu melarang saya main di sungai. “Takut saya hanyut,”katanya.

Tapi namanya juga anak-anak, dilarang bagaimanapun tetap saja bandel. Biasanya saya suka diam-diam saat melakukan aksi ini, bahagia banget rasanya kalau lolos dan berhasil nyemplung di sini.

Sebab saya sering kecewa dengan sikap bapak, beliau sering tiba-tiba nongol di bibir sungai dengan mengacungkan jarinya sambil menunjuk saya dan berteriak,”Andi Hayoo mentas..!!!” Kalau sudah begitu saya harus segera bergegas naik dan berlari pulang.


Kini setelah dewasa dan mempunyai anak, saya baru menyadari kenapa bapak saya dulu melakukan itu.

Bapak saya ternyata sangat sayang kepada saya. Jadi tidak mau sesuatu hal buruk terjadi kepada saya.
Tanpa sadar, kini saya juga sering melarang anak saya melakukan ini dan itu. Karena juga khawatir sesuatu hal buruk terjadi pada anak.

Tetapi sayang, saat ini sudah tidak ada yg bisa melarang saya lagi, sebab bapak saya telah pergi untuk selama-lamanya, bahkan disaat kepergiannya pun saya tidak sanggup untuk menangis, saya tidak tahu yang harus saya lakukan. Seperti mimpi, namun itu nyata.

Kini Sungai ini jadi saksi bisu, saksi dimana dulu bapak sering mendatangi saya di saat sedang asik tertawa bersama teman-teman.

Sungai yang sudah kotor dan  tercemar, bahkan ikan pun enggan tinggal di dalamnya.

Tuesday, October 30, 2018

The Art of Re-engineering Your Mind for Success

The Art of Re-engineering Your Mind for Success

The Art of Re-engineering Your Mind for Success karya Drs.Waidi, MBA.Ed. adalah salah satu buku yang sudah merubah jalan hidup saya.

Ini menjadi salah satu bukti bahwa sebuah buku dapat membuat suatu perubahan pada manusia.

Buku ini membahas tentang NLP(Neuro Linguistik Programming) yang merupakan alat untuk merekayasa ulang pikiran negatif menuju pikiran positif, dari cara berpikir gagal menjadi cara berpikir sukses.

Saya tidak sengaja menemukan buku ini di tengah keterpurukan hidup saya.
Waktu itu saya bekerja di sebuah perusahaan Outsourcing sebagai delivery order makanan cepat saji, dengan gaji yang sangat kecil jauh di bawah UMP.

Tentu saja dengan gaji yang minim sangat tidak mencukupi kebutuhan hidup keluarga.

Hingga istri terpaksa bekerja dan meninggalkan anak dirumah.
Dalam kondisi terdesak seperti itu saya berpikir keras gimana supaya bisa lepas dari kondisi tersebut.

Kebetulan tempat saya bekerja waktu itu di sebuah mall. Dan di saat istirahat saya selalu menyempatkan ke toko buku bekas yang ada dilantai bawah untuk sekedar iseng baca-aca.

Selain ingin menambah ilmu, saya juga sedang mencari sebuah buku yang mungkin bisa merubah nasib saya.

Saya juga enggak ngerti waktu itu, cuma saya pikir buku adalah gudang ilmu. Masa sih enggak ada yang bisa diserap dari sana.

Rak yang paling sering saya kunjungi adalah bagian Motivasi dan pengembangan diri. Betul, saya ingin diri saya berkembang dan saya butuh sebuah motivasi hidup.

Setiap hari saya kunjungi toko tersebut mencari dan mencari, hingga akhirnya saya menemukan buku ini."The Art of Re-engineering Your Mind for Success" terselip di salah satu rak.


Saya baca sedikit dan memutuskan untuk membeli. Selanjurnya buku ini saya baca hari demi hari di sela-sela break. Saya nongkong di emperan belakang mall yang sepi dan sendirian agar fokus.

Hingga saya paham dan mulai sedikit demi sedikit  mempraktekkan.

Saya merubah pikiran negatif kearah positif. Pola pikiran tidak mampu menjadi mampu, merubah pikiran tidak bisa menjadi bisa, pola pikiran pesimis menjadi optimis.

Perlahan kehidupan saya berubah, hanya dua Minggu setelah melakukan itu saya resign. Karena mendapat tawaran kerja baru dari teman yang lebih besar gajinya.

Di tempat baru inipun saya hanya bertahan sekitar dua bulan saja dan resign karena ada tawaran kerja dari saudara saya sebagai admin di sebuah perusahaan expedisi.

Kerja saya berubah yang tadinya hanya kurir makanan berubah menjadi administrasi di kantor, walapun waktu itu nekat ikut tesnya karena saya enggak paham administrasi, tapi anehnya saya lulus

Dua tahun bekerja sebagai admistrasi perusahaan cargo, saya tidak cukup puas. Saya memprogram pikiran ulang saya kembali.

Alhamdulillah sekarang saya jadi programmer. Dan cerita inipun masih akan terus berlanjut tidak akan berhenti di sini.

Buku ini sempat lama saya diamkan dan lupakan hingga saya lupa dengan ilmunya. maklum manusia tempatnya lupa. 😔

kini buku ini saya baca ulang  kembali demi melawan lupa.


#tulisan kenang-kenangan untuk mengingat kalau saya pernah susah

Tuesday, October 23, 2018

Jadi Juara dengan Teknik The Power of Repetition

Jadi Juara dengan teknik The power of Repetition

Beberapa waktu lalu telah di gelar pentas seni dalam rangka hari anak nasional oleh Dinas Sosial Kota Administrasi Jakarta Timur, pentas seni ini menampilkan lomba puisi, lomba menyanyi lomba hadroh, lomba mewarnai dan lomba tari yang di ikuti oleh beberapa rumah singgah dan panti asuhan.

Kebetulan anak saya mewakili panti asuhan yang kekurangan SDM tapi ingin berpartisipasi.

Yang menarik dari acara ini adalah icad dan teamnya yang kadang sulit di atur dan rempong itu, menjadi juara ke dua. Maklum saat itu mereka masih berstatus TK dan umumnya memang lebih senang bermain daripada melakukan hal yang serius.

Mungkin mereka juga mengira bahwa lomba ini bukan hal yang serius, malah para pembimbing dan orangtua yang dagdigdug saat lomba berlangsung.

Untungnya karena sudah latihan rutin yang di bimbing gurunya, bahkan hampir setiap hari saat akan pulang sekolah, sebelum pentas pun sempat latihan dua kali seminggu, yang akhirnya membuat mereka bisa menjadi team yang lebih kompak.



Yang perlu di garis bawahi dalam kasus ini adalah dimana latihan yang rutin dan terus-menerus dapat membuat seseorang yang tidak bisa apa-apa menjadi mudah melakukannya bahkan menjadi ahli.

Hal ini berlaku di segala bidang. Saya pun melakukan hal yang sama yaitu menerapkan "the power of repretition" untuk menjadi ahli dalam bidang pekerjaan saya.

Sebetulnya cara ini memang umum dan biasa di lakukan agar seseorang jadi mahir dan ahli cuma bahasanya aja yang ke-kerenan padahal istilah sederhananya  cuma "latihan yang di ulang-ulang"

Contohnya dalam berlatih sepakbola, dulu saya pernah ikut sebuah sekolah sepak bola. Saat latihan rutin cuma di ajari teknik jugling, dribling,passing dan beberapa teknik tendangan dan gocekan lainnya, di ulang-ulang terus. Cukup membosankan sebetulnya.

Tapi hasilnya luar biasa, saat diterapkan waktu bermain, saya jadi lebih reflek dan dapat mengatur posisi dan arah bola dengan lebih baik.

****
Waktu itu acara lomba di gedung sebaguna Dinas Sosial Jakarta Timur seperti lomba menari, puisi, menyanyi dan mewarnai.

Sedangkan lomba hadroh di kantor Dinas Sosial.

Jadi Juara dengan teknik The power of Repetition
Anak-anak mengikuti lomba mewarnai.

Jadi Juara dengan teknik The power of Repetition
lomba hadroh di kantor Dinas Sosial Administrasi Jakarta Timur

Jadi Juara dengan teknik The power of Repetition
berkat latihan ruitin anak-anak ini bisa menari dengan baik, walapun tidak sempurna tapi tariannya sempat bikin heboh seisi gedung.

Jadi Juara dengan teknik The power of Repetition

Setelah lama menunggu, akhirnya panitia melakukan pengumuman di mana tim anak-anak jadi juara kedua. Sumringah muka mereka saat mendengar namanya di panggil, tanpa pikir panjang langsung berlarian ke atas panggung, polos khas anak-anak.

Sampai tibalah penyerahan hadiah berupa uang tunai beberapa juta rupiah tapi cuma simbolik, anak-anak sempat kebingungan dan dengan polosnya bertanya.

"Bu guru, mana duitnya, kok cuma tulisan aja?"

Hal ini bikin semua orang tertawa, sebab mereka pikir nominal yang di sebutkan tadi akan mereka terima berupa uang cash dan duitnya bakal setumpuk.

Setelah dijelaskan anak-anak pun mengerti.

Sudah ah... ceritanya, daripada lama-lama gak jelas omongan saya. Tapi intinya jika ingin ahli dalam suatu bidang berlatihlah secara terus menerus dan di ulang-ulang.

Tuesday, October 16, 2018

Festival Kuliner Bekasi (FKB) 2018, Aneka Kuliner khas Jawa Timur

Festival Kuliner Bekasi (FKB) 2018, Aneka Kuliner khas Jawa Timur

Festival kuliner bekasi (FKB) event yang rutin di adakan oleh Summarecon Mal Bekasi. Setiap tahunnya, FKB selalu menyajikan tema yang berbeda bagi para pengunjung untuk menikmati kuliner nusantara.

Sore itu sebetulnya saya hanya ingin menikmati sunset di downtown walk Summarecon Mall Bekasi. kami sekeluarga ingin menikmati matahari terbenam yang bisa di lihat dari balkon downtown walk.

Tetapi perhatian kami sedikit beralih saat melihat keramaian orang di belakang downtown walk tersebut, ternyata sedang berlangsung event FKB atau festival kuliner bekasi.

Agak telat juga saya mengetahui FKB ini, sebab waktu kesini acara sudah separuh jalan alias lewat setengah bulan.

Ragam Kuliner Jawa Timur & Nusantara
Acara yang berlangsung mulai 16 Agustus - 16 September 2018 ini, mengajak para pengunjung  untuk mencicipi aneka kuliner dan kebudayaan khas Jawa Timur. Dengan tagline `Weteng wareg ati merem rek` yang berarti `Perut kenyang, hati kenyang`

FKB berdiri di lahan seluas 9500m2 dan dihadiri oleh kurang lebih 80 tenant dengan ciri khas makanan Jawa Timur dan nusantara.

Pengunjung dapat mencicipi ratusan menu dari seluruh tenant yang ada. Makanan yang dapat di cicipi diantaranya raja rawon, cwie mie malang, tahu tek cak soleh, sempolan ayam, nasi krawu mbok jowo, bakso bakwan malang cak uban, sego resek, sate ayam madura bintang 5, soto gubeng madura cak yud dan masih banyak hidangan lainnya.

Event Detail
Festival Kuliner Bekasi 2018
16 Aug 2018 - 16 Sep 2018


Jam Buka:
Senin - Kamis : 16.00-22.00 WIB
Jumat : 16.00-23.00 WIB
Sabtu & hari libur : 11.00-23.00 WIB
Minggu : 11.00-22.00 WIB

Selain itu, di FKB kami juga temukan ajang kumpul komunitas pecinta hewan, Burung Paruh Bengkok, Aquascape, Ikan Hias, Reptil, dan Sugar Glider.

Kamu bukan hanya bisa melihat-lihat tapi bisa belajar dari komunitas yang hadir di sini, bertanya mengenai cara merawatnya, makanannya dan jenis-jenisnya. kalau gemes sama hewannya boleh kok di bawa pulang, tapi di tuker duit. 😃  Perut kenyang ilmu pun dapat.

Oh iya, Makanan di sini tidak bisa bayar cash ternyata, jadi harus menukar uang dengan token di kasir yang telah di sediakan di beberapa pintu masuknya.

Yuk! nikmati fotonya dan artikan sendiri ya. 😀

Festival Kuliner Bekasi (FKB) 2018, Aneka Kuliner khas Jawa Timur

Festival Kuliner Bekasi (FKB) 2018, Aneka Kuliner khas Jawa Timur

Festival Kuliner Bekasi (FKB) 2018, Aneka Kuliner khas Jawa Timur

Festival Kuliner Bekasi (FKB) 2018, Aneka Kuliner khas Jawa Timur

Festival Kuliner Bekasi (FKB) 2018, Aneka Kuliner khas Jawa Timur

Festival Kuliner Bekasi (FKB) 2018, Aneka Kuliner khas Jawa Timur

Festival Kuliner Bekasi (FKB) 2018, Aneka Kuliner khas Jawa Timur

Festival Kuliner Bekasi (FKB) 2018, Aneka Kuliner khas Jawa Timur

Sudah di akhir perjalanan guys... saya tidak bisa banyak bicara kali ini. 😋
Oh iya, di sebelah selatan lokasi, ada mobil gowes bentuknya lucu-lucu ala mobil VW jaman dulu, dengan membayar  Rp 40.000/ride kamu dipersilahkan untuk membawanya berkeliling trek yang sudah di sediakan.

Tapi waktu itu saya hanya liat-liat aja, enggak jadi makan di sini. Selain tempatnya penuh juga kata istri saya harganya agak sedikit lebih mahal. Mungkin juga karena terlalu ramai istri saya kurang bersemangat nimbrung di sini, jadi kami memutuskan makan di tempat lain aja.

Tapi saya tetap menunggu FKB (Festival Kuliner Bekasi) tahun depan, semoga bisa lebih seru lagi dan saya enggak telat tau infonya.