Monday, June 11, 2018

Masjid Istiqlal, kayak Mal kata Anak Saya.

Masjid Istiqlal, kayak Mal kata Anak Saya.

Langkah kaki saya tertinggal jauh, oleh anak istri, ibu mertua dan Bude, sungguh kali ini saya masih menemani pakde saya dengan langkah kecilnya.

Maklum pakde saya sedang di beri ujian penyakit stroke di kali dan tangan kirinya. Tapi dengan langkah pakde yang lamban ini saya bisa menikmati perjalanan dari parkiran menuju masjid.

mengabadikan perjalanan dengan kamera oppo neo-5 kesayangan saya.

kali ini langkah kami berlabuh di sebuah mesjid yang konon terbesar se asia tenggara. namanya Masjid Istiqlal.



Sekilas Tentang Istiqlal

Masjid Istiqlal (arti harfiah: Masjid Merdeka) adalah masjid nasional negara Republik Indonesia yang terletak di bekas Taman Wilhelmina, di Timur Laut Lapangan Medan Merdeka yang di tengahnya berdiri Monumen Nasional (Monas), di pusat ibukota Jakarta. 

Di seberang Timur masjid ini berdiri Gereja Katedral Jakarta. Imam besarnya adalah Prof. Dr. Nasaruddin Umar, M.A. dan Ketua Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal sekarang adalah K.H. Muhammad Muzammil Basyuni.

Pembangunan masjid ini diprakarsai oleh Presiden Republik Indonesia saat itu, Ir. Soekarno. Peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan Masjid Istiqlal dilakukan oleh Ir. Soekarno pada tanggal 24 Agustus 1951. 


Arsitek Masjid Istiqlal adalah Frederich Silaban, seorang Kristen Protestan.

Masjid ini memiliki gaya arsitektur modern dengan dinding dan lantai berlapis marmer, dihiasi ornamen geometrik dari baja antikarat. Bangunan utama masjid ini terdiri dari lima lantai dan satu lantai dasar. 


Bangunan utama itu dimahkotai satu kubah besar berdiameter 45 meter yang ditopang 12 tiang besar. Menara tunggal setinggi total 96,66 meter menjulang di sudut Selatan selasar masjid. Masjid ini mampu menampung lebih dari 200.000 jamaah.

Selain digunakan sebagai aktivitas ibadah umat Islam, masjid ini juga digunakan sebagai kantor berbagai organisasi Islam di Indonesia, aktivitas sosial, dan kegiatan umum. Masjid ini juga menjadi salah satu daya tarik wisata yang terkenal di Jakarta. 


Kebanyakan wisatawan yang berkunjung umumnya wisatawan domestik di samping sebagian wisatawan asing yang beragama Islam. 

Masyarakat non-Muslim juga dapat berkunjung ke masjid ini setelah sebelumnya mendapat pembekalan informasi mengenai Islam dan Masjid Istiqlal, meskipun bagian yang boleh dikunjungi kaum non-Muslim terbatas dan harus didampingi pemandu.
 #Wikipedia 


Masjid Istiqlal, kayak Mal kata Anak Saya.

di pelataran pintu masuk masjid, terdapat banyak pedagang makanan ringan dan minuman mineral, agak sumpek juga saya liatnya. sebab jadi agak semrawut pintu masuknya.

beberapa kali saya dengar para pedagang yang membandel di beri peringatan untuk memberi ruang plewat bagi para pengunjung.

Masjid Istiqlal, kayak Mal kata Anak Saya.

di sini para pengunjung di haruskan melepas alas kaki, dan di sini pula para penjual kantong plastik menawarkan kantong plastik untuk wadah sendal.

"Biar gak ilang" katanya.

benar juga sih, kalu tidak di masukkan wadah kantong, bisa-bisa yang kanan sama kiri tercercer saat di titipkan. dan untuk memudahkan menitipkan beberapa sandal dalam satu wadah.

Masjid Istiqlal, kayak Mal kata Anak Saya.

nah di sini nih yempat penitipannya."Gratis" tulisnnnya gede banget.

dan di sini anak saya nyeloteh. "Wah... masjidnya kayak mal."

saya enggak ngerti maksudnya, mungkin karena baru pertama kali dia melihat masjid seramai ini dan seluas ini. jadi mirip di mal pikirnya.

Masjid Istiqlal, kayak Mal kata Anak Saya.

Tempat wudu pria masjid istiqlal.

Masjid Istiqlal, kayak Mal kata Anak Saya.

Lantai 2 atau lorong koridor tempat sholat. di lorong ini terdapat pedagang di kanan dan kirinya. ini juga yang mungkin bagi anak saya mirip mal.

Masjid Istiqlal, kayak Mal kata Anak Saya.

Yang di jual di sini, macem-macem, mulai dari baju, makanan, buku minyak wangi dll.

Masjid Istiqlal, kayak Mal kata Anak Saya.


Masjid Istiqlal, kayak Mal kata Anak Saya.


Masjid Istiqlal, kayak Mal kata Anak Saya.

Thursday, June 7, 2018

Monas, icon Ibukota yang Masih Layak dikunjungi

Monas, icon Ibukota yang Masih Layak dikunjungi

Ini adalah lanjutan dari tulisan sebelumnya: Birthday Surprises from 377,297 Feet. namun ini adalah versi cerita tentang monas-nya. 

Monas merupakan tempat wisata yang gak asing. apalagi buat orang jakarta. malahan kalau ada waktu senggang, minggu pagi saya dan keluarga suka berolah raga di sini.

Enggak ada yang berubah di monas. Yang ada, perubahan dari waktu-kewaktu cuma kebijakan kepada para penjual di sekitar monas. yang dulu bisa berjualan di dalam kini sudah tidak boleh lagi.




Tugu Monas adalah monumen peringatan setinggi 132 meter (433 kaki) yang didirikan untuk mengenang perlawanan dan perjuangan rakyat Indonesia untuk merebut kemerdekaan dari pemerintahan kolonial Hindia Belanda. 

Pembangunan monumen ini dimulai pada tanggal 17 Agustus 1961 di bawah perintah presiden Sukarno, dan dibuka untuk umum pada tanggal 12 Juli 1975. 

Tugu ini dimahkotai lidah api yang dilapisi lembaran emas yang melambangkan semangat perjuangan yang menyala-nyala. Monumen Nasional terletak tepat di tengah Lapangan Medan Merdeka, Jakarta Pusat.

Tugu Peringatan Nasional ini dibangun di areal seluas 80 hektare
  #wikipedia

Monumen dan museum ini dibuka setiap hari mulai pukul 08.00 - 15.00 WIB. 
Pada hari Senin pekan terakhir setiap bulannya ditutup untuk umum.

Monas, icon Ibukota yang Masih Layak dikunjungi

Memasuki tugu monas bukan perkara mudah. perlu tenaga extra karena jarak dari parkiran menuju tugunya lumayan jauh. Apalagi waktu itu kami membawa pakde yang kebetulan terkena stroke. jadi ya harus sabar menunggu. mengikuti pakde yang melangkah pelan.

Karena jalan-jalan ini, memang dalam rangka mengantar pakde yang pingin liat monas, sebelum kembali ke Semarang. karena menurutnya seumur-umur belum pernah masuk monas.

Monas, icon Ibukota yang Masih Layak dikunjungi

Sebetulnya ada fasilitas mobil gratis wara-wiri, tapi itu khusus yang lewat parkir IRTI, mobil wara-wiri ini tidak bisa berhenti sembarangan jadi cuma mengangkut dan menurunkan penumpang di titik yang sudah di tentukan.

Karena parkiran IRTI penuh, saya parkir di stasiun gambir.

Monas, icon Ibukota yang Masih Layak dikunjungi

Akhirnya sampai juga deh, di pintu masuk tugu Monas. Untuk memasuki tugu-nya harus memasuki jalan ini. dan loket berada di dalam lorongnya.

Kursi Roda untuk orang tua yang kurang sehat

Oh iya... karena jalannya menuruni dan menaiki tangga. Maka pakde saya di perbolehkan melalui jalan pintas. Melalui gerbang samping tugu, dengan meminjam kursi roda dan ijin security di sini.

Monas, icon Ibukota yang Masih Layak dikunjungi

Yang sehat bisa melalui tangga ini menuju loket.

Harga Tiket.

Dewasa Rp. 20.000,-
Anak-anak Rp. 10.000,-

Pelataran Puncak
Dewasa Rp. 7500,-
Anak-anak Rp. 3500,-

Monas, icon Ibukota yang Masih Layak dikunjungi

Lorong bawah tanahnya lumayan instagramable. gak tau kenapa banyak yang suka foto di sini.

Monas, icon Ibukota yang Masih Layak dikunjungi

Waktu itu saya menggunakan kartu jackcard dan deposit di loket. lalu kartu di tap di pintu ini.

Monas, icon Ibukota yang Masih Layak dikunjungi

Perjuangan belum berakhir sodarah... sodarah...

Setelah berjuang dari parkiran jalan kaki menuju tugunya. kita masih harus ngantri lagi kalau mau sampai pelataran puncak monas.

total waktu yang di butuhkan untuk mengantri sampai di depan lift kurang lebih 2 jam. yup... saya berdiri selama itu.

Tapi enggak juga sih. Saat kaki mulai pegel, saya pilih duduk di lantainya aja.

Sempat terjadi kericuhan. saat rombongan sekolah dari daerah mengantri di sini. saat mereka mengantri belum membeli tiket masuk pelataran puncak. Mereka cuma punya tiket monas aja.

Yang bikin keki. hal ini mereka ketahui saat sudah mengantri berjam-jam. dan tepat di detik-detik terakhir saat memasuki lift. Dan baru ketahuan, Saat petugas memeriksa tiket mereka.

Jadi agak bawel tanya sana-sini perlu sih... dari pada diem tapi sok tau.


Monas, icon Ibukota yang Masih Layak dikunjungi

Bagi pengguna kartu jackcard seperti saya, cukup serahkan kartu ke petugas dan petugas akan menghitung sejumlah orang yang akan naik.

Monas, icon Ibukota yang Masih Layak dikunjungi

Sampai di atas monas merupakan kebanggan tersendiri, terutama bagi pakde dan bude saya. karena setelahnya mereka bisa bercerita di kampung tentang pengalaman mereka di tugu monas kepada sanak saudara maupun tetangga.

lumayan... dapet oleh-oleh cerita. 😁

ehh... tunggu dulu, itu istri saya ternyata sedang siapin speaker buat kejutan ulang tahun. saya malah enggak ngeh... saking sibuknya foto foto.πŸ˜…

View yang dapat dilihat dari pelataran puncak Monas


Monas, icon Ibukota yang Masih Layak dikunjungi

Monas, icon Ibukota yang Masih Layak dikunjungi

Monas, icon Ibukota yang Masih Layak dikunjungi

Monas, icon Ibukota yang Masih Layak dikunjungi

Museum Sejarah Nasional


Di bagian dasar monumen pada kedalaman 3 meter di bawah permukaan tanah, terdapat Museum Sejarah Nasional Indonesia. 

Ruang besar museum sejarah perjuangan nasional dengan ukuran luas 80 x 80 meter, dapat menampung pengunjung sekitar 500 orang. 

Ruangan besar berlapis marmer ini terdapat 48 diorama pada keempat sisinya dan 3 diorama di tengah, sehingga menjadi total 51 diorama. 
Diorama ini menampilkan sejarah Indonesia sejak masa pra sejarah hingga masa Orde Baru. 

Diorama ini dimula dari sudut timur laut bergerak searah jarum jam menelusuri perjalanan sejarah Indonesia; mulai masa pra sejarah, masa kemaharajaan kuno seperti Sriwijaya dan Majapahit, disusul masa penjajahan bangsa Eropa yang disusul perlawanan para pahlawan nasional pra kemerdekaan melawan VOC dan pemerintah Hindia Belanda. 

Diorama berlangsung terus hingga masa pergerakan nasional Indonesia awal abad ke-20, pendudukan Jepang, perang kemerdekaan dan masa revolusi, hingga masa Orde Baru pada masa pemerintahan Suharto.
 #Wikipedia

Monas, icon Ibukota yang Masih Layak dikunjungi

Ruangan di dalam sini sejuk loh. pengunjung bisa duduk-duduk sambil ngemil atau sekedar minum. Tapi hal itu gak berlaku bagi saya. keluarga saya membawa makanan kecil lengkap dengan nasi dan lauk-pauknya sampai buah dan makanan penutup. Layaknya piknik.

Daripada jajan di luar. lumayan kan bisa ngirit. πŸ˜„

Monas, icon Ibukota yang Masih Layak dikunjungi

Monas, icon Ibukota yang Masih Layak dikunjungi

Relief Sejarah Indonesia


Pada tiap sudut halaman luar yang mengelilingi monumen terdapat relief yang menggambarkan sejarah Indonesia. 

Relief ini bermula di sudut timur laut dengan mengabadikan kejayaan Nusantara pada masa lampau; menampilkan sejarah Singhasari dan Majapahit. 

Relief ini berlanjut secara kronologis searah jarum jam menuju sudut tenggara, barat daya, dan barat laut. 

Secara kronologis menggambarkan masa penjajahan Belanda, perlawanan rakyat Indonesia dan pahlawan-pahlawan nasional Indonesia, terbentuknya organisasi modern yang memperjuangkan Indonesia Merdeka pada awal abad ke-20, Sumpah Pemuda, Pendudukan Jepang dan Perang Dunia II, proklamasi kemerdekaan Indonesia disusul Revolusi dan Perang kemerdekaan Republik Indonesia, hingga mencapai masa pembangunan Indonesia modern. 

Relief dan patung-patung ini dibuat dari semen dengan kerangka pipa atau logam, namun beberapa patung dan arca tampak tak terawat dan rusak akibat hujan serta cuaca tropis.
  #Wikipedia

Monas, icon Ibukota yang Masih Layak dikunjungi

Monas, icon Ibukota yang Masih Layak dikunjungi

Sudah pada akhir cerita nih...

Masih layak kan monas buat di kunjungi? Walapun terlihat sudah biasa bagi warga jakarta. tapi banyak loh orang dari luar jakarta yang antusias berkunjung ke sini.

Selain wisatawan lokal ada juga wisatawan manca negara.

dibawah sedikit informasi tentang tata tertib di Monas.

Monas, icon Ibukota yang Masih Layak dikunjungi

Thursday, May 17, 2018

Birthday Surprises from 377,297 Feet

Birthday Surprises from 377,297 Feet

Sepertinya ini edisi balasan, setelah waktu itu melakukan kejutan ulang tahun buat istri di Ancol.

     Baca : Ancol Beach City, Mall Lifestyle dengan Hamparan Pasir Putih

kali ini pun saya merasakan hal yang sama. saya mendapat kejutan ulang tahun. Malahan dari ketinggian 377,297 kaki.

           catatan: tinggi plataran puncak  monas 115 meter = 377,297 kaki

***
Weekend kemarin tidak ada hal yang berbeda, semua tampak biasa. Waktu itu saya cuma memenuhi keinginan istri untuk pergi ke Monas demi mengantar Pakde yang sedang di jakarta untuk melihat-lihat saja.

Sekeluarga kami berangkat dengan berboncengan motor. jarak rumah ke monas tidak terlalu jauh sebenarnya, cuma sekitar setengah jam kalau lancar.  Yah... namanya juga jakarta. macet bisa terjadi setiap saat.

Skip... Skip...  Skip...



Sesampainya di pelataran atas monas, di saat saya sedang asik berfoto dan bersandar di salah satu sisinya. tiba -tiba saya mendengar lagu Jamrud di stel.

Saya agak bingung...  siapa ya, yang iseng muter lagu "selamat ulang tahun-nya" Jamrud. Kencang lagi. Padahal kan gak pernah ada tuh suara selain operator tugu. sama lagu kemerdekaan yang biasa di stel di sini.

Masih bingung saat mencari suara itu berasal. tiba-tiba istri saya membawa kue dari balik tembok.

"Happy b'day to you"  Saya seketika.

Dan yang paling bikin malu lagi..  orang - orang pada ikut nyayiin lagu jamrud sambil berbaris... oh my god..  saya sampai malu.  nih orang-orang pada di bayar berapa ya sampai mau nyanyi buat saya

Tapi enggak lah... mereka ikhlas mengucapkan selamat ulang tahun buat saya.

Seneng...   iya donk..   walaupun sedikit malu sama seisi pelataran monas. Yang pada nyengir...

Suapan Kue Cintah

Birthday Surprises from 377,297 Feet

Ini suapan kue dari mertua.. yah. maklum walapun mertua. tapi udah kayak emak sendiri. kalau di suapin saat makan mah udah biasa.

Pesan mertua: Semoga menjadi suami yang lebih baik lagi, lebih soleh, bisa membimbing keluarga.  dan bisa nyari duit yang banyak.

eh.. tapi kalimat terakhir, bukan mertua yang ngomong deh kayaknya. Mungkin itu jeritan dompet yang mulai kosong. πŸ˜€
 
Terima kasih mah.. doa mu semoga terkabul.

Birthday Surprises from 377,297 Feet

Dan... yang ini... ehemm... suapan cinta dari sang istri.

Sambil berdoa, semoga bisa menjadi imam yang lebih baik lagi dan bisa membimbing keluarga di dunia dan membimbing keluarga sampai surga.
dapur makin ngebul.

Sumpah.... kalimat yang mudah di ucapkan namun berat dilakukan.  masalahnya apa? saya aja kadang masih malas ke masjid. baca alquran pun suka jarang.

Tapi ini adalah Doa dari istri tercintah.. saya cuma bisa berkata. terima kasih doanya istriku, mudah-mudahan Allah mengabulkan. Aamiin...

ralat...  itu doa dapur makin ngebul  kayaknya suara jeritan dompet saya lagi deh. 😁

jadi "FIX" bulan mei ini usia saya gedap 37 tahun sodarah - sodarah...  makin tua ya...  he..he..


Birthday Surprises from 377,297 Feet

Terima kasih juga buat kedua Anakku, pakde dan bude yang sudah meluangkan waktunya bersama saya di ketinggian 377,297 Feet.

***
Selesai acara sebetulnya saya masih binggung. Siapa sebenarnya sih yang iseng bawa speaker aktif tadi.

Usut punya usut setelah saya cek... ternyata saya yang dari pagi gembol-gembol speaker aktif. hadeuuh... pantes  tas kok rasanya penuh banget.

By the way

Thanks My Wife..    I Love U from 377,297 Feet

Monday, May 14, 2018

Avengers Infinity War, dan Penonton yang Gak Ngerti Apa-apa

Avengers Infinity War, dan Pesan Moral

Saya bukan penggemar berat super hero, tapi saya suka nonton film eksen besutan marvel ini. Apalagi anak-anak sama istri suka banget nontonnya, mau enggak mau ikutan juga deh nonton.

Saya sekeluarga sudah nonton semua seri marvel. Sekuel masing-masing super heronya. Dan Avengers pertama sampai yang terakhir ini.

eh... tapi bener gak ya nyebutnya sekuel?

Di episode terbaru ini Avengers mengusung judul Avengers Infinity War. Berikut ini sinopsis dari film tersebut.



Sinopsis Avengers Infinity War


Thanos bangkit bersama para anggota Black Order untuk mencari Infinity Stones yang dapat memberikan kekuatan maha dahsyat kepadanya untuk menguasai dunia.

Para Avengers dan sekutu mereka lalu bersatu dalam upaya untuk mengalahkan Thanos yang kuat sebelum ia berhasil menghancurkan alam semesta.
***

Kali ini saya nonton di bioskop 21(twenty one) di bekasi. Mungkin ini bioskop 21 satu-satunya karena semua bioskop 21 telah berganti nama jadi XXI.

Avengers Infinity War, dan Pesan Moral

ini enaknya kalau nonton saat weekday selain harganya murah terus yang nonton juga gak terlalu banyak. Palingan anak sekolah yang banyak.

kemarin, saya gak kebagian tiket di sabtu dan minggu, eforia avengers ini udah bikin 4 teater full untuk avengers dan kursi semuanya ludes.

terpaksa saya nontonnya di luar hari libur.

Avengers Infinity War, dan Pesan Moral

liat aja antriannya cuma segitu. masih bisa santai.

Avengers Infinity War, dan Pesan Moral

Seperti biasa, saya pesan tempat duduk yang paling belakang. tempat duduk ini menurut saya paling favorit sebab paling cepat habis. itu saya bokingnya 4 jam sebelum main. jadi abis beli tiket pulang dulu. karena cuma sekitar 15 menit jarak dari bioskop ini ke rumah.

Avengers Infinity War, dan Pesan Moral

Sebelum main biasanya ada iklan dulu yang lumayan lama. Dan momen ini di manfaatkan oleh karyawan untuk menjajakan cemilan.

Tapi untung saya bawa cemilan dari rumah.  Ehh..  padahal kan gak boleh bawa cemilan dari rumah. Kok saya bisa lolos pemeriksaan security ya? πŸ˜‹

Avengers Infinity War, dan Pesan Moral

Setelah beberapa lama akhirnya film pun di mulai.

Lembaga sensor itu benar loh, film ini memang di peruntukkan untuk anak 13 tahun ke atas. Sebab ada adegan berciuman di sini, yang tidak cocok di liat anak di bawah umur.

Nonton film ini benar-benar bikin tegang, kesal juga. tapi saya kagum sama kostum Ironman yang baru. lebih soft saat berubah wujud.

dan saat kapten amerika muncul,  penonton di sebelah yang notabene anak ABG teriak..
"Anjrtiit... anjriitttt..."

Terus yang di sebelah lagi malah nonton kayak gak ngerti apa-apa.
"Itu siapa ya?"
"itu si bucky" kata temennya
"Bucky yang mana ya?"
"itu loh yang temennya kapten Amerika."
"ohh....."
"lah itu siapa lagi?"
"nah itu si kapten Amerika"
"ohh itu kapten Amerika. kok bewok?"
"gak sempet cukuran kali. he..he."
"Nah... ini. Siapa lagi nih?"

dalam hati busettt... nih bocah dari planet mana ya? 😁
****

Yang udah nonton filmnya pasti pada kesal, plus penasaran sama kelanjutannya ceritanya. dan gemes banget sama si Thanos.

saya sampai nyeletuk.
"Duh.. itu si Thanos, mau ngumpulin batu aja sampai bunuhin orang terus ngancurin planetnya. kalau cuma batu akik mah. noh.. banyak di Jatinegara." πŸ˜€

Istri saya cuma ngengir.

Tapi saya salut ternyata Si Thanos yang garang bin enggak punya hati bisa nangis juga. Saat mengambil batu jiwa. Agar batu itu bisa di tangannya dia harus mengorbankan seseorang yang di cintainya.

Dia menangis saat akan mengorbankan Gomorah.

Tapi apa yang terjadi setelah semua batu terkumpul. di akhir cerita si Thanos cuma duduk di sebuah gubuk sambil memandangi lembah-lembah.

Mungkin dia sadar, bahwa ambisinya untuk menguasai alam semesta sudah berhasil, tapi dia sebetulnya tidak punya apa-apa.

Karena semua tidak ada artinya tanpa ada orang yang di cintai. Dia sekarang sendirian. Kesepian.

Ada yang mau nemenin?

Monday, May 7, 2018

Downtown Walk Bagian Yang Paling asik di Summarecon Mal Bekasi


Downtown Walk Bagian Yang Paling asik di Summarecon Mal Bekasi

Beberapa hari ini saya terserang penyakit. Ya, saya terserang penyakit malas. karena kesibukan pekerjaan kantor, saya jadi malas sekali walau hanya sekedar menulis beberapa bait kata di blog.

Biasanya walaupun sibuk saya selalu menyempatkan diri untuk update blog dan membaca blog teman-teman.

Tapi kali ini tidak.

kalau di biarkan saja, kayaknya penyakit ini makin merajalela. Dan hasilnya blog enggak ke update, teman blogger pun tidak di sapa.

Makanya pagi ini , di saat saya terserang penyakit yang tidak ada obatnya selain dari diri sendiri ini. kata demi kata, coba saya ketikkan melalui jemari yang makin hari makin kaku.

Saya mau ngobrolin sebuah mall yang berada di daerah Bekasi. Namanya Summarecon mall Bekasi.

karena di mall ini ada sebuah tempat yang asik banget buat nongkrong bersama keluarga atau sekedar berkumpul bareng teman-teman atau pun pacar. Sama mantan juga boleh sih😊

Namanya "Downtown Walk."

Tapi sebelumnya sebelum jari saya mulai malas dan kaku lagi. yuk, kenalan dulu sama Summarecon mall Bekasi.



SUMMARECON MAL BEKASI


Mal yang satu ini terletak di Jl. Boulevard Ahmad Yani Blok M Sentra Summarecon Bekasi Bekasi Utara

Jam Buka Mall : 10.00 - 22.00 WIB.

Summarecon Mal Bekasi (SMB) yang dikembangkan dan dikelola oleh PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon), secara resmi dibuka pada hari Jumat, 28 Juni 2013 oleh Walikota Bekasi Bapak Rahmat Effendi dan Komisaris Utama PT Summarecon Agung Tbk. Bapak Soetjipto Nagaria, yang ditandai dengan penandatangan prasasti dan pengguntingan pita serta kegiatan seremonial lainnya.

Summarecon Mal Bekasi (SMB) Tahap pertama ini memiliki luas bangunan 80.000 m2 dengan luas area penyewaan 50.768 m2 yang terdiri dari 4 lantai dan 1 lantai basement, dengan kapasitas parkir sejumlah 3.200 mobil dan 3.200 motor.

Nantinya secara keseluruhan SMB akan memiliki luas total sekitar 160.000 m2.

Lokasi SMB sangat strategis, yaitu berada di Sentra Summarecon Bekasi, sebuah kawasan yang direncanakan sebagai pusat komersial terpadu dengan luas sekitar 23 hektar, dan sangat mudah dijangkau.

Hanya sekitar 10 menit melalui ruas tol Jakarta Cikampek (exit tol Bekasi Barat) dengan kemudahan akses Flyover KH. Noer Ali,

Summarecon Bekasi, menghadirkan lima anchor tenant ternama, yaitu STAR Departement Store, TheFoodHall Supermarket, ACE Hardware, Best Denki, dan Cinema XXI, Summarecon Mal Bekasi juga menggandeng lebih dari 220 tenant lainnya.

Sekilas saja ya tentang mallnya, yuk kita lanjut....

Downtown Walk Bagian Yang Paling asik di Summarecon Mal Bekasi

Saya kok suka geli kalau loat foto ini, liat aja bapak-bapak yang lagi momong anak , ibu-ibu yang lagi sibuk nelpon sama seorang karyawan yang kerjanya nyender melulu. kayak gak ada gairah kerja.

Downtown Walk Bagian Yang Paling asik di Summarecon Mal Bekasi

Summarecon Mal Bekasi

Summarecon Mal Bekasi

lantai dasar mall di lihat dari atas kecil-kecil kayak tumpukan lego.

Summarecon Mal Bekasi

ehmmm... bagaimana kalau kita lihat dari dekat bagian mall yang mirip tumpukan lego tersebut.

Summarecon Mal Bekasi

kalau dari dekat terlihat seperti ini ternyata. terlihat padat.

Summarecon Mal Bekasi

Di mall ini musholla pria dan wanita di pisah dan beda lantai pula. masing-masing khusus. jadi kalau pas sholat saya harus sendirian dan anak-anak sama mamanya.

Juga terdapat ruang istirahat dan menyusui, jadi kalau mulai merasa lelah saat berbelanja dan duit belum abis, bisa istirahat dulu. πŸ˜€

Summarecon Mal Bekasi

Nursery Room


Ruangan bersih dan nyaman yang berfungsi sebagai ruang ASI untuk ibu menyusui dan ruang ganti popok untuk bayi tercinta Anda.

Beberapa Lokasi Nursery Room :

    Lantai Dasar : Lorong samping Dynamic Bakery
    Lantai Dasar : Lorong samping Breadlife
    Lantai 1 : Lorong samping New Balance
    Lantai 1 : Lorong samping T-Concept
    Lantai 1 : Lorong samping Promod
    Lantai 2 : Lorong samping Export
    Lantai 2 : Lorong samping Lasona
    Lantai 2 : Lorong samping Shafira
    Lantai 3 : Lorong samping Sop Kaki Kambing Dudung Roxy
    Lantai 3 : Lorong samping Yoshinoya


musholla di Summarecon Mal Bekasi

Musholla


Beberapa Lokasi  Musholla:
Musholla Karyawan - Lantai Basement dekat Lobby Basement The Oval
Musholla Umum - Lantai Dasar Bekasi Food City
Musholla Executive (Khusus Wanita) - Lantai 1, lorong samping Promod
Musholla Executive (Khusus Pria) - Lantai 2, lorong samping Shafira


***

SeKarang kita langsung aja yuk ke bagian Downtown-walk

DOWNTOWN WALK


Apa sih Downtown Walk itu?

The Downtown Walk adalah sebuah destinasi kuliner terbaru dengan konsep area makan di ruangan terbuka (alfresco dining) yang membawa ragam kuliner lokal dan internasional.

The Downtown Walk SMB ini memiliki area lantai 2, dikenal dengan sebutan Level 2 (baca : Level two), yang dapat mengakomodasi kebutuhan akan tempat hangout, gathering hingga semi outdoor party dengan nuansa hijau yang nyaman.

The Downtown Walk juga dilengkapi dengan jaringan internet gratis (wifi) dan Giant LED sebesar 11 x 8 m. Nuansa asri yang teduh dan nyaman dihadirkan melalui ragam vertical garden yang dapat dinikmati di berbagai sudut indoor maupun outdoor.

Kehadiran 3 buah kolam ikan koi dengan water fountain juga akan menambah kenyamanan suasana pengunjung mal dalam menikmati suasana outdoor hangout yang fun dan berbeda.

Downtown Walk Bagian Yang Paling asik di Summarecon Mal Bekasi

Salah satu sisi Downtown walk yang terdapat air menyembur dengan efek kabut asap. yang bawa anak siap bawa baju ganti ya...

Downtown Walk Bagian Yang Paling asik di Summarecon Mal Bekasi

Setting taman outdoor yang seolah-olah seperti bukan di area mall.

Downtown Walk Bagian Yang Paling asik di Summarecon Mal Bekasi

Kolam ikan koi tempat yang benar-benar memberikan ketenangan, apalagi saat duduk di pinggirnya ikan -ikan akan menghampiri minta makan.

Downtown Walk Bagian Yang Paling asik di Summarecon Mal Bekasi

Duduk di sini terasa syahdu, santai sejenak di temani udara sore.

Downtown Walk Bagian Yang Paling asik di Summarecon Mal Bekasi

di area ini banyak sekali kursi mejanya, jadi kalau kumpul-kumpul bareng temen masih asik lah..  Saking nyamannnya tempat ini si Bapak sampai ketiduran. #mungkin dia lelah😁

Downtown Walk Bagian Yang Paling asik di Summarecon Mal Bekasi

Terakhir.. acara yang paling saya tunggu-tunggu..

Yap... di salah satu saya makan di Warung Talaga.

Tapi gak saya posting ah... paling udah pada nebak saya makan apa.
Soalnya pagi ini saya cuma mau melemaskan jari-jemari saya yang mulai kaku. Sambil menyapa teman-teman semua.

Selamat Pagi All  πŸ˜€