Tuesday, March 14, 2017

Cara Mengatasi Rasa Takut Saat Publik Speaking, bersama Merry Riana Learning Centre

Cara Mengatasi Rasa Takut Saat Publik Speaking, bersama Merry Riana Learning Centre
Selasa tanggal 7 maret lalu saya ikut sesi perkenalan TrainTheTrainer yang di adakan Merry Riana Learning Centre dan dibimbing oleh Coach Tian.

karena cuma sesi perkenalan  waktunya pun hanya tiga jam
walaupun Cuma tiga jam dalam pelatihan tersebut tetapi cukup dapat ilmunya, mulai dari mengatasi rasa malu, mengatasi ketakutan di panggung dan praktek langsung di depan peserta lain.

Dalam sesi latihan di sini ada beberapa hal  yang perlu di perhatikan :

1. Partisipasi

Di perlukan pastisipasi para peserta dalam sesi pelatihan ini, jadi para peserta harus siap melakukan hal yang di minta agar sesi latihan dapat berjalan dengan baik dan bermanfaat bagi peserta.

2. OpenMind

Openmind di sini peserta harus dalam keadaan pikiran terbuka dalam mengikuti pelatihan ini, agar dapat mengikuti pelatihan dengan baik dan dapat menyerap ilmu yang di sampaikan, istilahnya ada kemauan yang sangat kuat, dan semangat tinggi.

3. Action

Di sini peserta di tuntut  untuk action atau ambil bagian dalam sesi pelatihan, jadi peserta tidak hanya berdiam diri duduk manis hanya dengan teori tapi harus praktek, karena public speaking adalah bukan teori tapi praktek.  Dan kita harus merasakan berbicara di depan audience

  Stagetime =  wealth time

 

Feedback is the breakfast of champion.

Setelah kita tampil dan berbicara di depan audience kita langsung di nilai atau mendapat feedback langsung dari coach, di sini kita belajar apa kelemahan kita saat berbicara.

Fear of public speaking also known as glossophobia.

Rasa takut yang umum   gugup, malu,  bingung, blank, takut salah, keringat dingin

Sebetulnya takut salah itu tidak perlu karena para audien anda belum tentu tahu materi yang anda sampaikan, kalau anda salah pun mereka tidak akan tahu, dan kalau memang anda salah akui saja kesalahan anda toh itu tidak mengapa.

Rasa takut itu sebenarnya manusiawi  dan supaya anda tidak takut berikut ini cara untuk mengatasi rasa takut, atau takut salah.

Menurut the Gallop Poll  salah satu  hal umum yang paling di takuti  adalah public speaking atau berbicara di depan umum .

The Gallup Poll
Further surveys have been done over and over again. A common one that people refer to now is the Gallup Poll undergone in 1998 and in 2001.


The 2001 survey found that 40% of people were afraid of public speaking. Public speaking was the second most common fear after the fear of snakes.


This same Gallup Poll in 1998 stated that 45% of people were afraid of public speaking. It again came second to snakes.


Di kutip dari http://publicspeakingpower.com



 3 Cara Untuk Mengatasi Rasa Takut:

 

1.    Prepare

-    Prepare Materi 
Anda harus mempersiapkan materi untuk public speaking, apa yang mau anda sampaikan itu harus di persiapkan
Jika anda punya  materi  hanya 1 jam dan mendadak di haruskan berbicara selama  3 jam triknya adalah ceritakan living testimoni atau sejarah singkat hidup anda.

Tetapi bagaimana jika sudah punya materi 3 jam tapi justru mendadak di minta bicara satu jam, caranya adalah ambil poin poin yang penting saja dan ambil garis besar dari keseluruhan materinya

-    Prepare fisik
Menjaga kesehatan sebelum tampil di audience itu penting, sebab jika fisik kita sehat kita akan bisa berbicara dengan baik sedangkan jika kita kurang sehat tentu ber efek kepada penampilan kita atau performance kita, jadi jagalah kesehatan anda .

-    Prepare mental
Prepare mental itu perlu caranya adalah dengan datang minimal satu jam sebelum acara di mulai, gunanya apa?. Sebab jika itu di lakukan anda akan tahu berapa banyak audience yang akan hadir , siapa saja yang akan menyaksikan, jadi anda bisa tahu siapa audience anda.

2.    Practice

Berlatihlah terus, menerus catat apa yang akan di sampaikan  ke audience, berlatih minimal sebulan sebelum perform di panggung, sebab latihan yang terus menerus akan membuat anda terbiasa. Dan efeknya nanti di atas panggung anda sudah hafal materi jadi kemungkinan salah itu bisa minim sekali.

3.    Perform

Saat awal perfom itu disarankan posisi berdiri anda harus di center poin atau di tengah, sebab jika di awal perform posisi anda ada di salah satu sudut seolah – olah anda tidak memperhatikan sudut lainnya dan terkesan sudut lainnya dicuekin.

jadi posisi start yang bagus adalah di tengah panggung karena energy atau semangatnya akan beda. dan pada saat perform kita tidak boleh berdiam diri misal hanya di tengah atau di pinggir saja. body communication harus kita terapkan.


Berikut skema perform dalam persen: 

38% voice tone, modulation  

55% body movement, face, arm

7% lainnya.


Jadi peran body comunication itu sangat penting sekali didalam public speaking agar penampilan kita tidak membosankan dan lebih menyenangkan.

Tips Tambahan:

Audience interactive tools

 Anda perlu menerapkan audience interactive tool dalam pubic speaking, hal Ini di perlukan agar audience tidak ngantuk atau tetap focus mendengarkan apa yang anda sampaikan, jadi tetap semangat dari awal hingga akhir.

Contoh Audience Interactive Tools:

1.    Enrolling Question

Melemparkan pertanyaan ke audience Dan pastikan dalam enrolling question  ini jawabannya adalah  ya.
Contohnya : “saya yakin di anda semua datang ketempat ini ingin merubah nasib dan kehidupan anda,  jika jawabannya iya angkat tangan anda  dan bilang, ya saya”

2.    Seeded Response

Untuk yang satu ini interactive tool yang Di tanamkan terlebih dahulu jawabannya dan audience biasanya jawaban audience akan sama.
Contoh : “Anda akan pandai  jika anda rajin….Belajar….”
                

3.    Unseeded respon

Interctive tool yang jawabannya tidak ditanamkan terlebih dahulu, yang biasanya jawabannya akan berbeda satu sama lain dan bisa menimbulkan kegaduhan. Boleh sesekali di gunakan dalam public speaking tapi tidak di sarankan.
Contohnya :”Tanggal tujuh belas agustus itu jatuh pada hari apa? “

4.    Command respon

Hal ini dapat dilakukan untuk mengatasi kejenuhan audience dalam mengikuti acara, dengan cara mengajak audience untuk berdiri, bertepuk tangan atau berjoget
Contoh: “ ayo semuanya berdiri ,angkat tangan sambil melompat dan bilang SAYA BISA”

Kesimpulannya kemampuan publik speaking itu mutlak diperlukan,  anda harus berlatih karena hampir semua profesi ini pasti berkaitan dengan publik speaking, mulai dari ketua Rt sampai pejabat publik.

Untuk itu berlatihlah publik speaking atau ikut kursus - kursus yang berkaitan dengan publik speaking.

Salam Sukses Selalu.




2 comments

keahlian berbicara di depan umum memang perlu kita pelajari dan kuasai, sebab perputaran hidup kita tidak tahu, bisa saja suatu saat kita menjadi ketua RT, Motivator atau bahkan pejabat tinggi.

sepertinya Mas Andi cocok menjadi Motivator Blogger, yg memotivasi orang2 melalui blog.

aaminn...

karena keahlian blogging saya masih minim, jadi untuk urusan memotivasi saya serahkan ke kang Nata. ha..ha.haa


EmoticonEmoticon