Thursday, November 30, 2017

Ramayana Perumnas Klender, Pilih Sepatu, Zone 2000 atau Blogging

Ramayana prumnas Klender, Antara sepatu, zone 2000 dan Blogging

Ini bukan kegiatan rutin saya dan keluarga, namun di kala waktu senggang dan sedang tidak ada kegiatan. Ramayana Perumnas klender bisa menjadi penghiburan semacam obat stress.

Walaupun kata orang tempat ini biasa aja, tapi tempat ini akan jadi meriah saat terpampang diskon lebih dari 50% di beberapa sudutnya.

Sebab tempat yang paling mudah di jangkau oleh saya saat butuh celana kolor, sepatu atau sendal. ya di sini. dengan harga yang masuk akal menurut saya.


Ramayana prumnas Klender, Antara sepatu, zone 2000 dan Blogging

Memasuki tempat berbelanja ini biasanya akan di sambut oleh tumpukan sepatu-sepatu dan pakaian yang boleh di acak-acak, dengan label diskon yang di tertulis di harga..

Dan hal seperti ini membuat pandangan mata sedikit di manjakan, dengan warna-warni dan bentuk sepatu yang beragam. enaknya itu kalau bingung saat sedang pilih-pilih, bisa tanya si mbak-mbak baju orange sang pramuniaga.

Ramayana prumnas Klender, Antara sepatu, zone 2000 dan Blogging

Tapi bagi si kecil kegembiraan melihat diskon yang di rasakan istri dan saya, tidak dapat di rasakan olehnya, dia lebih suka melihat mainan-mainan yang di pajang di atas sepatu-sepatu itu.

Ramayana prumnas Klender, Antara sepatu, zone 2000 dan Blogging

Oleh sebab itu saat ke sini sebagai hiburan buat si kecil,  maka dia akan langsung saya bawa ke lantai paling atas di mana Zone 2000 tempat permainan anak-anak dan keluarga berada.

Ramayana prumnas Klender, Antara sepatu, zone 2000 dan Blogging

Biasanya si kecil akan anteng saat di sini walaupun saat token yang dibelinya sudah habis, dia akan senang naik-turun dari mainan satu ke mainan yang lain.

Ramayana prumnas Klender, Antara sepatu, zone 2000 dan Blogging

Bagaimana dengan saya.

Saya lebih memilih cari tempat duduk buat istirahat melemaskan otot kaki. dan sesekali baca-baca wasAp, Instagram, Fb atau baca blog.

Entah mengapa saya itu paling gak tahan berlama-lama seperti istri saya, yang bisa betah berlama-lama saat memilih-milih sepatu.

yah..  mungkin sudah kodrat wanita kali ya.

kalau saya lebih suka liat, cocok, bayar, gak terlalu banyak mikir. kodrat lelaki.





Dari situ kita akan paham mengapa Allah menciptakan pria dan wanita sebagai mahluk yang berbeda. karena keduanya bisa sebagai penyeimbang.

kadang kita juga butuh ketelitian saat membeli seperti sang istri, Istri juga butuh to the point seperti suami, soal ambil keputusan ketika sepatu yang di pilihnya cantik - cantik dan bingung harus pilih yang mana.

Ramayana prumnas Klender, Antara sepatu, zone 2000 dan Blogging

Istri saya akan betah berjam-jam untuk memilih model yang cocok dengan yang dia mau, tentu dengan harga yang murah.

Ramayana prumnas Klender, Antara sepatu, zone 2000 dan Blogging

kalau saya daripada bengong mending ambil hp dan poto-poto di sekitaran tempat saya duduk. sekalian memperlancar teknik fotografi.

lumayanlah pikir saya siapa tahu fotonya bisa buat bahan artikel blog.

eh.. akhirnya jadi juga artikel ini.

Ramayana prumnas Klender, Antara sepatu, zone 2000 dan Blogging

jadi hal yang saya lakukan pada saat itu tidak sia-sia, istri saya bisa puas memilih sepatu, anak saya puas bermain dan saya pun puas, karena bisa dapat bahan buat ngeblog.

Jadi menurut saya pilihan ada di tangan anda. bukan di tangan orang lain.


Tonton video Penampakan Zone 2000


Tuesday, November 28, 2017

Bakso Lapangan Tembak Senayan, Bukan Sekedar Nge-Bakso

Bakso Lapangan Tembak Senayan - Buaran Plaza

Meskipun Bakso lapangan tembak menurut sejarahnya sudah di dirikan sejak tahun  1972 oleh Ki Ageng Widyanto Suryo Buwono, tapi jujur saya baru kali ini masuk ke salah satu restorannya.

bukannya apa-apa kalau dulu saya lebih suka cari makan di restoran cepat saji yang waktu menurut saya penampilannnya lebih keren dan modern.

ya... paling kalau ke mall restoran-restoran seperti bakso lapangan tembak senayan cuma saya lewati saja karena saya pikir lebih enak makan bakso di pinggir jalan, lebih murah.

Tapi ya namanya manusia kok lidah ini bosan juga makan ayam goreng, kentang goreng dan hamburger tiap ke mall.

Oleh karenanya saya pun sekarang lebih senang makan ke restoran dengan menu masakan khas-nya masing-masing.

Salah satunya bakso lapangan tembak yang tidak yang hanya menyajikan bakso saja, tapi juga ada menu-menu masakan tradisional.

Bukan cuma itu enaknya kalau di restoran seperti ini, saat mau nambah menu tinggal angkat tangan saja. Kita pun akan di hampiri.

Pada kesempatan kali ini walaupun saya berada di restoran bakso, saya tidak pesan bakso se-mangkokpun. saya cuma sedang ingin mencicipi kuliner atau masakan selain bakso di sini.

ya ini cuma ajang uji coba lidah apakah taste di sini kwalitasnya bisa menyaingi Pan and Flip restoran.





kali ini saya berada di restoran bakso lapangan tembak senayan  Buaran Plaza Lt. Dasar No.27-30, Jalan Raden Inten Raya No. 1, Klender, Duren Sawit, RT.8/RW.14, Klender, Duren Sawit, Kota Jakarta Timur.

Dengan mengambil tempat  di deretan  tengah restoran yang cukup nyaman, dengan kursi empuk yang di sandingkan.



Menu Yang di Pesan Saat di Bakso Lapangan Tembak Senayan - Buaran Plaza



Nasi Goreng Seafood

Bakso Lapangan Tembak Senayan-Nasi Goreng Seafood
Nasi Goreng Seafood

Ayam Bakar Cabe Ijo

Bakso Lapangan Tembak Senayan - Ayam Bakar Cabe Ijo
Nasi Ayam Bakar Cabe Ijo 

Sate Ayam Nasi

Bakso Lapangan Tembak Senayan - Sate Ayam Nasi
Sate Ayam Nasi
Bakso Lapangan Tembak Senayan
Yang ini saya lupa  nama menunya, ada yang tau?

 

Gak harus nunggu lama pesanan pun tiba. gak pake lama juga makanan pun habis tak tersisa. (laper bos)

yap.. kalau boleh di bilang sih. makanan yang saya pesan taste nya lumayan oke. tidak mengecewakan. yah... gak heranlah sebab restoran ini juga enggak kalah ramainya dengan restoran pan and Flip yang berlokasi di tempat yag sama.

jadi menurut saya Bakso lapangan Tembak senayan Buaran Plaza ini cukup memuaskan dari segi rasa dan pelayanan.


Monday, November 27, 2017

Waterland Ujung Menteng, Tak Seindah Dulu

Waterland Ujung Menteng

Libur kerja berenang yuk.

Setelah baca di blog nya Djangkaru Bumi, yang membahas tentang waterland ujung menteng yang katanya tempatnya enak dan bersih ini.

Saya pun jadi tertarik untuk mencoba.

Saya dan keluarga menyempatkan diri di Sabtu pagi yang cerah, ke tempat yang dari rumah jaraknya kurang lebih sekitar 15 menit.

Waterland ujung menteng  terletak di Perumahan Metland Menteng, Ujung Menteng, Cakung, RW.2, Ujung Menteng, Cakung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13960.

Jam buka: Hari ini buka · 08.00–17.00

Harga Tiket masuk:   Weekday / Senin - Kamis    Rp. 35.000,-/Orang
                                      Weekend / Jumat-Minggu atau Libur Nasional    Rp. 40.000,-/Orang

Amazing, harga tiket masih sama persis seperti tahun 2013  tidak berubah sama sekali nominal nya.

Untuk parkiran motor di waterland ini sih cukup luas tempatnya dan  nyaman.

Dan yang bikin kaget sih, pas parkir motor ada yang nawarin diskon tiket masuk. pas dia sebut nama terus saya amati wajahnya ternyata dia kawan SMP saya. Ha..ha..

Waterland Ujung Menteng

Akhirnya saya masuk dengan harga weekday. Dengan hanya menyebut "namanya."

Memasuki kawasan dalam saya kaget, ternyata di dalam numpuk alias rame banget pengunjung nya, sampai agak bingung cari lokasi duduk.

Ujung-ujungnya milih lokasi di bawah pohon dengan sewa alas tikar Rp. 10.000. Tapi harus hati -hati duduk di bawah pohon, soalnya ada semut merah di rumput yang selalu mengintai.

Waterland Ujung Menteng

kalau tidak bawa perlengkapan renang atau semacamnya bisa sewa di tempat ini, ya rata-rata sih Rp. 10.000 harganya, tergantung besarnya.

saya juga sewa tikar di tempat ini nih.

Waterland Ujung Menteng

Sarapan sudah, memakai sunblok pun beres, siap -siap berenang yuks.

Waterland Ujung Menteng

Di sini  yang saya lihat terdapat 4 lokasi kolam yang berbeda bentuk, kalau saya sih favorit di kolam ini yang dalamnya 150 cm.

Ya. ini lokasi yang lebih sepi daripada yang lain, mungkin karena dalam.

Waterland Ujung Menteng


Waterland Ujung Menteng

di lokasi ini pada gambar dibawah, ada jaring net seperti olah raga polo air di salah satu sisinya, jangan lupa bawa bola ya, buat main lempar tangkap di sini.

Waterland Ujung Menteng

Sejauh mata memandang cuma seluncuran ini yang paling besar dan tinggi, kamu bisa meluncur bebas dari atas sini tanpa pengawasan penjaga.

yang saya liat sih begitu, anak - anak bisa meluncur bebas dengan gaya apapun.

memang sih ada penjaga yang mengawasi di setiap lokasi kolam, tapi mereka semua hanya duduk manis di atas singgasananya masing-masing sambil mengawasi seluruh pengunjung, dan sesekali membunyikan pluit tanda peringatan kepada pengunjung yang melanggar aturan.  Priiiitttt....


Waterland Ujung Menteng

Dari semua kolam cuma kolam ini yang bentuknya memanjang, ini  kolam buat latihan anak-anak sekolah berenang dan di nilai oleh gurunya.

Jadi penuh anak sekolah di sini. Pokoknya penuh deh sabtu kemarin.

Waterland Ujung Menteng

Ada yang sangat mengenaskan menurut saya lokasi yang paling ujung ini banyak di temui sampah dedaunan yang berserakan di sekitaran kolam.

bahkan di dalam kolam banyak sekali daun petai cina yang mengambang. karena di sekitar kolam memang bayak pepohonan .

Waterland Ujung Menteng

Satu lagi....

lokasi pada foto dibawah ini sudah tidak berfungsi, gak tau sebabnya. Seharusnya air mancur mengalir di pipa-pipa warna-warni tersebut dan sesekali air akan menyembur dari lantainya.

Tapi... kemarin kering kerontang di sini.

Waterland Ujung Menteng

Kamar mandi di sini juga mengecewakan, dengan tempat bilas yang kecil dan kamu akan melongo dengan kamar yang pas-pasan tanpa slot kunci pintu di beberapa kamarnya. udah gitu gak ada gantungan baju.

Cuma paku kecil dua biji.

shower bilas yang lokasinya di luar alias tempat terbuka membuat kurang nyaman juga, ditambah lagi harus antri pula.





Setelah capek berenang buat yang gak bawa bekel, bisa jajan di tempat ini. ya walaupun adanya paling cuma makanan ringan semacam siomay, bakso dan jajanan ringan lainnya.

Waterland Ujung Menteng

Over all saya agak kecewa dengan tempat ini, entah kenapa saya tidak bisa menikmati asiknya berenang dan menikmati kolam-kolamnya d sini.

walaupun kolamnya bagus-bagus.

Tempat yang dulu katanya indah sudah tidak bagus lagi. Seperti kurangnya perawatan di beberapa bagian.

Sampah berserakan di bawah pohon karena entah karena kurangnya kesadaran pengunjung. Atau tempat sampah yang minim.

next saya sepertinya tidak akan ke sini lagi. Anak dan istri sudah kecewa pada pandangan pertama.

Buat yang belum pernah kesini sih, apa salahnya untuk mencoba datang ke ujung menteng waterland.

Friday, November 24, 2017

Break Nge-Blog sejenak, Boleh Dong!


Break Nge-Blog sejenak, Boleh Dong!


ahhh...
saya bukan lagi jenuh atau bosan nge-blog. ya

Atau  bukan sedang ingin berenang di pantai.

tapi sebagaimana layaknya manusia biasa saya juga butuh rehat sejenak, mengumpulkan kembali ide-ide yang berserakan.

dan menyatukannya menjadi sebuah tulisan.

kali ini saya memilih rehat di tepi pantai di temani oleh perahu-perahu para konglomerat ter-parkir.

saya cuma lagi pengin sendiri merasakan hembusan angin pantai yang halus dan cenderung kencang.

Break Nge-Blog sejenak, Boleh Dong!

ya. saya duduk sendiri di belakang kantor yang kebetulan pembangunan lokasi itirahat dan kantin belum selesai semua. baru dek nya saja. belum ada atapnya.

tapi tidak apalah dari atas sini saya bisa memandang jauh ke-laut lepas, dari sela-sela speedboat yang terparkir.

jauuhh... sekali.

Break Nge-Blog sejenak, Boleh Dong!

sungguh damai...

saya bisa memandangi gedung-gedung apartement yang di bangun di pinggir pantai.

tanpa terasa waktu pun berlalu dan jam istirahat kantor pun habis..

yuk  masuk kantor lagi..

Wednesday, November 22, 2017

Tips Hemat Makan di Restoran Cepat Saji, Bahkan Hingga 50% loh.

Tips Hemat Makan di Restoran


Kali ini saya mau ngobrolin tips. Sekali-kali boleh dong gak ngobrolin travelling, biar gak jenuh.

Saya cuma mau berbagi tips hemat makan di restoran cepat saji, mungkin nanti cara saya agak sedikit bertentangan dengan peraturan tapi percayalah dengan cara ini kamu bisa berhemat lebih dari 50%, asik bukan.?

Gimana caranya, kok bisa?

ya bisa dong.

Di zaman yang katanya zaman now ini, kebiasaan makan di restoran bukan merupakan hal yang mewah lagi, kita bisa saja tiap bulan makan-makan di salah satu restoran cepat saji.

Tapi buat sebagian orang bisa saja mengatakan hal ini adalah suatu pemborosan.
"Gue mah, daripada ke restoran mending makan di warteg atau di padang, lebih murah". kata mereka.

Tapi sekali-kali boleh dong makan di restoran?  ya boleh sih kalau ada duit lebih, kalau duit pas-pasan karena harus bayar utang dan kredit ini - itu, piye?

Tenang... saya punya solusinya, saya akan menceritakan sedikit cara konyol yang dulu pernah di praktekkan di keluarga saya.

yap, ide "gila" ini muncul saat saya dan keluarga pengin makan di restoran tapi gak punya cukup uang. dan dalam kondisi kepepet seperti ini "Tring" ide brilian muncul dari otak cerdas istri saya. "Sang kumendan". kalau kata Pak Anton.

"ide konyol" pikir saya. Tapi enggak apa-apalah yang penting anak-istri senang.




Begini cara saya berhemat makan di restoran cepat saji.

 

1. Membeli minuman dari luar.

    sebelum kita berangkat ke restoran yang di tuju untuk berhemat usahakan beli dulu minuman dari luar, atau lebih irit lagi bawa sendiri minum dari rumah. itu yang biasa saya lakukan sekeluarga. sebab tahu sendiri harga sebuah air mineral di restoran bisa lebih mahal dari pada beli di luar.

2. Bawa Nasi Sendiri

    siapkanlah box nasi di rumah lalu isi dengan nasi secukupnya. kira-kira cukup buat makan sejumlah orang yang  ikut ke restoran.

3. Beli Ayam Goreng di luar.

    yap. ini yang paling penting, belilah ayam goreng di pinggir jalan, pilih ayam goreng yang paling cocok dan enak di tempat kalian. bebas jumlahnya sesuai kebutuhan.

Semua yang di butuhkan sudah siap, sekarang saatnya bersiap ke restoran cepat saji. Bungkuslah dengan rapih, minuman, nasi dan ayam dengan bungkus plastik, atau tas. yang penting bungkuslah sampai semua tak terlihat.

Saat tiba di restoran cepat saji pilihlah tempat yang agak mojok, yang tidak begitu mencolok atau terlihat langsung oleh pegawai restoran.

lalu pesanlah menu di restoran tersebut satu paket saja, bebas menunya sesuai selera, lalu minta tempat /piring tambahan sesuai dengan jumlah orang,

kalau di restoran berinisial "M" bisanya  tempat /piring makannya dari box kertas jadi kalau mau tambah tempat bisa kena biaya charge.

Kalau kita makan di restoran cepat saji berinisial "K" kita cukup minta saja piring tambahan, tanpa biaya charge

Setelah makanan di pesan lalu di antar. Siapkan piring tambahan tadi, dan keluarkan ayam goreng serta nasi yang sudah kita bawa, lalu tatalah ayam goreng dan nasi di piring. dan makanan pun siap di santap.

jangan lupa berdoa dulu ya.  he... he... he...





Tapi... bagaimana dengan peraturan di dinding restoran yang tidak memperbolehkan membawa makanan dan minuman dari luar?

Ingat peraturan itu di buat untuk di langgar.  he..he..he...   (becanda).

Tenang... kalian tidak akan di usir cuma karena hal itu, karena mereka para pegawai restoran enggak akan ambil pusing dengan peraturan itu.

Sebab saya dulu pernah bekerja di restoran berinisial "M' ini, jadi saya paham sedikit banyak perilaku para pegawainya.

Malu.

Iya sih.. ada rasa malu juga. tapi mau bagaimana lagi.

Saat itu saya buang jauh-jauh rasa malu, bahkan kadang kala saya membawa selain ayam goreng ke restoran, yaitu sayur kerang karena bosan makan ayam terus.

Ya... namanya juga cara konyol, gak perlu malu lah ngejalaninnya. yang penting kan bisa dapet suasana restorannya.

Tapi itu cerita kurang lebih setahun yang lalu, di saat per-ekonomian keluarga sedikit kurang bersahabat dan kemana-mana naik motor ber-empat, kalau sekarang alhamdulliah sudah tidak pakai cara itu lagi.

tapi... terkadang kangen juga pingin melakukan hal yang sama, suka sedih tapi ketawa kalau ingat saat-saat itu.

Cara saya mungkin agak nyeleneh tapi bisa saja cara teman - teman buat berhemat jauh lebih nyeleneh dari kami sekeluarga.

Yuk... ceritakan.

Tuesday, November 21, 2017

PANTAI SEREG, Potensi Tempat Wisata Yang Belum di Kembangkan Secara Maksimal

Ngobrolin tempat wisata , daerah cianjur tentu salah satu tempat wisata favorite para traveller, bukan cuma wisata alam pegunungan dan air terjunnya, cianjur juga memiliki tempat wisata pantai yang gak kalah bagusnya dengan daerah lain.



saya mengangkat nama Pantai SEREG karena teringat setahun yang lalu kami pernah kesini.

walau sudah setahun yang lalu saya berkunjung, namun kisah pantai Sereg kabarnya gak jauh beda penampilannya dengan setahun yang lalu, itu menurut kabar saudara yang terakhir berkunjung.


Pantai Sereg terletak Kecamatan Sindangbarang, sekitar 120 km ke arah selatan dari pusat Kota Cianjur.

kenapa saya bilang kondisinya gak jauh beda,dan kenapa menurut saya belum di kembangkan secara maksimal.?

jawabannya begini. setahun yang lalu saat saya berkunjung, waktu memasuki pintu masuk tidak ada gerbang masuk dan tempat parkir, bahkan loket penarikan tiket atau yang jaga tidak ada, yang tampak cuma ada dua bangunan rumah sekaligus warung yang terpisah.

jadi seperti memasuki pantai bebas retribusi, asik juga sih tidak usah bayar. Gratiss...cuma bayar parkir aja. waktu itu kalau saya enggak salah ingat sih sekitar Rp.5000,-

waktu itu saat turun dari mobil langsung hamparan pasir pantai yang menyambut kaki ini melangkah, karena emang belum ada jalan setapak atau sejenisnya.

yang ada parkir mobil langsung di pinggir pantai, asik juga sih gak usah berjalan jauh dari parkiran.

Saat itu sama sekali tidak ada pedagang souvenir, ya... yang ada itu dua warung penjual makanan yang standby dengan seorang ibu dan anaknya nyaris hampir seperti tidak ada orang sepi...

mungkin karena saya kesini pas hari minggu pagi atau liburan biasa, bukan hari libur besar. seperti lebaran.

atau saya aja yang datangnya kepagian? enggak juga sih karena saat ke sini waktu sudah menunjukan pukul 09:00 wib.

dan saat itu yang berkunjung kesana cuma kami sekeluarga, serasa seperti pantai pribadi. kami hanya di temani seorang pekerja yang sedang hilir mudik menambang pasir dengan mobil jeep yang dimodifikasi menjadi mobil bak.





tidak berapa lama akhirnya ada juga yang datang dengan sebuah truk penuh anak-anak, mungkin ini rombongan anak-anak kampung sebelah yang berpiknik.

yang lucunya lagi setelah truk itu berhenti dan bak truk di buka. anak-anak di biarkan saja di umbar berlarian kepantai, seperti ayam di umbar. tanpa ada orang dewasa yang mengawasi.

tapi riuhnya anak-anak ini tetap saja tidak membuat suasana jadi ramai, sebab mereka berenang di tempat yang jauhnya mungkin sekitar 200 meter dari lokasi saya berdiri.

sampai kami menjelang mau pulang pun tidak ada penambahan pengunjung.

waktu selesai berenang yang lebih mengecewakan lagi kita akan bingung saat pakai ruang bilas, sebab kamar mandi yang tersedia airnya hanya cukup buat cuci muka dan buang air kecil.

itupun dengan kondisi memprihatinkan, dua kamar mandi dengan pintu yang rombeng.

sepertinya juga persediaan atau stok air tawar di pantai ini terbatas.

akhirnya rela cuma bisa ganti baju yang basah dan harus pasrah dengan tubuh yang lengket di perjalanan pulang.






Sebenarnya potensi alamnya sangat indah, dengan lokasi pantainya yang masih bersih tentunya lokasi ini seharusnya mendapat perhatian dari pemerintah daerah untuk bisa di kelola dengan baik.

karena kabar terakhir dari saudara saya kondisi pantai masih seperti itu, persis seperti setahun yang lalu..

kita harap kondisinya kedepan makin baik karena saya ada rencana ke sini lagi, mau explore lebih jauh, karena katanya pantai ini terbagi menjadi beberap zona. dan saya waktu itu belum tahu ada di zona bagian mana.

 Dan satu lagi kalau saya boleh request please...deh ruang bilasnya lebih di perhatikan.

Monday, November 20, 2017

Antara Tanggal Tua di Mall, Maniak Menulis dan Menulis dalam Waktu 15 menit

Di tulisan saya kali ini, saya ingin mencoba membuktikan apakah bisa saya yang sudah berbulan-bulan nge-blog bisa membuat tulisan yang lumayan dalam waktu 15 menit.

saya coba buktikan tulisan pak anton di blog  Maniak Menulis yang berjudul : Mungkinkah Menulis Sebuah Artikel Dalam 15 Menit


mari kita buktikan.

yang saya mau bahas kali ini adalah soal kebiasaan berbelanja mayoritas masyarakat indonesia. rutinitas berbelanja ini boleh di katakan rutin setiap bulan di lakukan.

tapi apakah kalian perhatikan bahwa setiap bulan terjadi yang namanya fenomena tanggal tua dan tanggal muda.

coba kita perhatikan gambar berikut ini.

antara tanggal tua di Mall dan menulis dalam waktu 15 menit

gambar ini di ambil waktu istri saya akan membayar belanjaan di kasir sebuah pusat perbelanjaan.

dan coba lihat gambar di bawah ini.

antara tanggal tua di Mall dan menulis dalam waktu 15 menit


gambar yang satu ini adalah saat saya dan istri mengantar adik ipar berbelanja di tempat yang sama.


coba , perhatikan sangat signifikan bukan  perbedaannya.

yang pertama antrian kasir penuh di semua jalurnya, karena itu tanggal muda alias. tanggal di mana mayoritas pegawai gajian.

dan yang satunya lagi adalah tanggal muda, di mana kebanyakan duit kita sudah menipis, bahkan mungkin saldo di atm sudah nol.





fenomena ini juga sudah di sikapi dengan wajar oleh pedagang. saya ingat saat bapak saya masih hidup. waktu itu beliau adalah pedagang sayur-mayur

saat di tanggal muda beliau pasti akan membeli daging, dan berbelanja agak banyak.

tapi di saat tanggal tua beliau akan lebih prioritas ke tempe dan ikan, karena beliau sudah paham. kalau di tanggal tua jualan akan sepi, dan daging tidak akan laku karena daya beli menurun.
 
inilah sekelumit kisah tentang fenomena tanggal tua dan tanggal muda yang sudah menjadi hal yng umum dan terjadi di masyarakat indonesia.

ahhh. baru 10 menit masih ada waktu lagi 5 menit utuk selesaikan edit dan posting.

setelah selesai baca ulang dan edit. baru siap untuk posting setelah lebih dari 15 menit yaitu di stopwatch menunjukkan 19 menit.

tapi tidak apalah saya cuma mau mencoba apakah tulisan saya bisa layak dan enak di baca dalam waktu 15 menit.

Friday, November 17, 2017

Pusat Sejarah TNI MUSEUM SATRIAMANDALA, Tempatnya Para Satria dan Pahlawan di Abadikan


Pusat sejarah TNI MUSEUM SATRIAMANDALA

Seberapa kenal sih kamu dengan para pejuang dan para pahlawan?
Atau kamu lebih mengenal para tokoh komik Avengers daripada para pejuang dan tokoh pahlawan.

Dalam rangka hari pahlawan 10 November, serta upaya mengenalkan kepada anak-anak tentang para pahlawan dan sejarah TNI. Kami sekeluarga menyempatkan diri untuk berwisata dan jalan-jalan ke museum SatriaMandala.
Museum ini letaknya di jalan jenderal Gatot Subroto kav 14, Jakarta Selatan. Jam buka museum satria mandala untuk umum  setiap hari pukul 09:00 sampai pukul 14:30, kecuali hari senin.

hal ini juga saya lakukan agar anak-anak kenal pahlawan di dunia nyata. bukan cuma kenal sama Kapten Amerika, Spiderman atau Ironman saja.



Harga Tiket Masuk:

untuk tiket masuk Dewasa Rp. 4000,-
untuk tiket masuk Pelajar / Anak-Anak Rp. 2500,-

cukup murah bukan.?

Sebagai penyemangat sebelum lanjut membaca yuk.. simak Quote yang satu ini.

Pusat sejarah TNI MUSEUM SATRIAMANDALA Quote Jenderal Soedirman

Museum yang di resmikan oleh presiden Soeharto pada 5 oktober 1972, ini merupakan salah satu museum pusjarah TNI yang secara khusus menyajikan sejarah perjuangan TNI bersama rakyat sejak tahun 1945 dalam mempertahankan dan mengisi kemerdekaan indonesia.

Terdapat 74 diorama di museum satria mandala dan koleksi benda-benda bersejarah sebagai pendukungnya.

Pusat sejarah TNI MUSEUM SATRIAMANDALA

Berikut ini adalah beberapa koleksi yang ada di museum Satriamandala berikut foto, tapi untuk foto tidak saya tampilkan semua. karena akan memakan banyak space dan bikin loading blog jadi lambat. ya... biar surprise juga saat berkunjung ke sini.

Supaya kalian tidak bingung saat berkunjung ke sini saya tampilkan daftar nama-nama koleksi di museum Satriamandala.

Koleksi Luar Ruangan

 

Koleksi Depan Museum:

1. Meriam 25 PDR/88
2. Peluru kendali SA-75
3. Helikopter Bell 204 B
4. Antena Radar Nysa B
5. Tank M3 stuart
5. Panser M-08
7. MIG 21 Fishbed
6. Replika KRI Matjan Tutul

Di halaman depan museum yang luas ini kamu bisa asik foto-foto dengan pemandangan latar belakang gedung-gedung pencakar langit yang aduhai.

Pusat sejarah TNI MUSEUM SATRIAMANDALA


Pusat sejarah TNI MUSEUM SATRIAMANDALA



Koleksi Dalam Ruangan:

1. Ruang panji
2. Ruang diorama I
3. Ruang jenderal Besar Soedirman
4. Ruang Letjen Oerip Soemoharjo
5. Ruang jenderal Besar A.H.Nasution
6. Ruang jenderal Besar Soeharto
7. Ruang diorama 2
8. Ruang pakaian BKR/TKR
9. Koleksi pakaian dan foto kontingen garuda
10. Koleksi replika tanda pangkat TNI
11. Ruang foto panglima TNI dan TNI dalam era pembangunan.
12. Ruang senjata
13. Ruang diorama 3
14. Ruang diorama 4
15. Ruang seragam TNI
16. Ruang balairung pahlawan.


Pusat sejarah TNI MUSEUM SATRIAMANDALA

Saat memasuki ruang dalam museum saya bertemu dengan bapak pemandu wisata, yang sedang menerangkan satu persatu sejarah dari tiap koleksi museum.

Buat kamu yang lagi males baca, cukup dengarkan saja bapak ini berbicara dan cuap-cuap.

Pusat sejarah TNI MUSEUM SATRIAMANDALA

Yang di letakkan di ruang kaca ini adalah tandu asli Jenderal besar Soedirman yang di gunakan saat beliau bergerilya dengan berjalan kaki. dengan menempuh jarak kurang lebih sejauh 1000 km.

Pusat sejarah TNI MUSEUM SATRIAMANDALA
ini adalah ruang senjata berisi berbagai koleksi persenjataan tentara ada di sini, Mulai dari bambu runcing, bom molotov, dan senjata  otomatis di pamerkan di sini.

Pusat sejarah TNI MUSEUM SATRIAMANDALA
ini adalah torpedo, yang dulu saya kira panjangnya cuma sekitar 1 meter. ternyata pas liat aslinya kaget juga, panjangnya sekitar 4 meter dan plat besi lapisannya cukup tebal.

kebayangkan betapa beratnya torpedo ini.

Pusat sejarah TNI MUSEUM SATRIAMANDALA

Pusat sejarah TNI MUSEUM SATRIAMANDALA

Di ruangan ini terdapat juga koleksi biola dan terompet, yang katanya ini digunakan sebagai hiburan dan penghilang penat bagi para tentara saat berperang.

Koleksi di Taman Dirgantara:

1. B-25 J Miitchel
2. Curen
3. Nishikoren
4. P-51 Mustang
5. Gannet Mk-4
6. Dacota C-47
7. AT-16 Harvard
8. PZL-104 Gelatik -C
9. Piper L-4 Grasshopper
10. Well I RI-X
11. NU 25 Kunang
12. Helikopter M1-4


Di sini kamu bisa melihat pesawat tempur dari beberapa negara, yang kalau saya liat semua masih bermesin baling-baling.

kalau saya sangat penasaran dengan sebuah pesawat dengan banyak senjata di depan dan di belakangnya. sebab saya perhatikan pesawat ini kaca nya berlubang seperti terkena peluru, dan beberapa bagian belakangnya juga seperti kena bekas tembakan.

Saya membayangkan betapa beratnya perjuangan pesawat tersebut, saat di berondong tembakan oleh musuh sampai ekor belakangnya berlubang dan kacanya pecah terkena peluru.

Pusat sejarah TNI MUSEUM SATRIAMANDALA

Pusat sejarah TNI MUSEUM SATRIAMANDALA

Pusat sejarah TNI MUSEUM SATRIAMANDALA


Koleksi Kendaraan Tempur

1. Pintam(panser intai Amphibi)/BRDM
2. Pansroad (Panser beroda)/BTR 50 P
3. Pansam BTR 50 P
4  Tank Amphibi PT-76
5. Tank Amphibi kapa K-61
6. Humber 1 Scoutcar
7. Stuart 3.3A3
8. Panhard Tipe 52 -11

Melihat yang satu ini membuat saya serasa melihat masa lalu, Tank- Tank yang gagah ini masih terlihat kokoh meskipun telah lelah karena mengikuti berbagai peristiwa pertempuran.

Pusat sejarah TNI MUSEUM SATRIAMANDALA

Pusat sejarah TNI MUSEUM SATRIAMANDALA

Pusat sejarah TNI MUSEUM SATRIAMANDALA

Menurut keterangan yang tertulis, tank - tank amfibi ini juga pernah turut serta dalam penumpasan gerombolan pemberontak G 30 S/PKI.

Museum Satriamandala Angker

mungkin ini menurut cerita sebagian orang , ada yang beranggapan bahwa museum ini angker. Tapi menurut saya sih gak usah mikirin yang kayak begituan, tujuannya ke sini kan mau belajar sejarah bukan mau liat penampakan.

saya juga merasa agak kurang nyaman di beberapa ruangannya, dan waktu itu tercium bau aroma seperti pandan dan kembang oleh saya.

tapi... abaikan sajalah kesan ngeri dan angker saat ke museum ini. yang penting kita gak macam-macam.

Sebab di dalam ruangan juga terpasang banyak CCTV di setiap sudutnya.

Jadi kalau gak kuat lambaikan saja tangan ke arah kamera. ha..ha..ha..

Di bawah adalah gambar replika ambulans Si Gadjah punya kabupaten bandung yang melegenda dan tak kenal lelah saat membantu tim medis menolong korban pemberontakan DI/TII

Pusat sejarah TNI MUSEUM SATRIAMANDALA

Dan juga mobil Dodge dengan lubang di sisi kanan dan kiri pintunya bekas tembakan. Sedan DD-1 ini asli, Mobil ini diberondong ketika membawa Jendral M.Yusuf saat menghadapi pemberontakan DI/TII di Sulawesi Selatan.

Pusat sejarah TNI MUSEUM SATRIAMANDALA

dua gambar terakhir kurang maksimal hasilnya, sebab waktu itu saya terlalu fokus dengan video jadi lupa motret. akibatnya gambar ini pun hasil capture dari video

Itulah sekelumit perjalanan menapaki sejarah perjuangan TNI, semoga kunjungan saya ini bisa menjadi penyemangat diri saya dan teman-teman dalam mengisi kemerdekaan dan melanjutkan perjuangan.

Perjuangan dan pengorbanan mereka sekiranya dapat megingatkan kembali kepada diri kita tentang beratnya perjuangan menuju kemerdekaan.

Selamat Jalan Para Pahlawan, Jasamu Akan Kami Ingat Selalu.

Tonton juga videonya :


Museum Satriamandala part 1


Museum Satriamandala part 2