Saturday, December 30, 2017

Pasar Gembrong, Pusatnya Mainan Di Timur Jakarta Yang akan di Gusur

Pasar Gembrong

Pasar Gembrong jakarta timur, pasar grosir mainan ini rencananya akan di gusur pihak pemrov DKI terkait pembangunan Tol Becakayu (Bekasi - Cawang - Kampung - Melayu), saya baru baca beritanya di kompas[dot]com.

Pasar yang berlokasi di Jl. Jend. Basuki Rachmat, Prumpung, Cipinang Besar Utara, Jatinegara, Jakarta Timur ini letaknya sangat strategis dan kebanyakan memakan trotoar.

Jadi jangan heran kalau ke sini pas keadaan ramai buat jalan aja sulit. karena gangnya sempit sekali, dan saya lebih memilih berjalan di jalan rayanya dari pada di dalam gang pasar.

Macet?  udah pasti itu.

Pasar yang Buka sejak pukul 09:00-18:00 WIB ini, sering saya lewati waktu masih bekerja di daerah mampang jakarta selatan.  saya juga kadang iseng mampir kalau lagi butuh sesuatu.

Pasar Gembrong

Tapi kali ini saya dan istri emang sengaja kesini mau beli skateboard buat anak saya. sebab saya pikir harganya di sini pasti lebih murah dari toko lain.

Selain Pasar Asemka tempat ini juga jual bermacam jenis sepatu roda dan skateboard.




Rute ke Pasar Gembrong Jakarta Timur

Di kutip dari : transportumum.com dan drasan-informasi.com

Dari Bogor :

Di Stasiun Bogor, Jawa Barat beli tiket untuk ke Stasiun Jatinegara. Naik Kereta KRL Commuter  Line apa saja yang ke Jakarta (arah Jatinegara atau Jakarta Kota atau Kampung Bandan atau Duri atau Angke atau Tanah Abang atau Manggarai).

Turun di Stasiun Manggarai. Transit. Pindah jalur. Lanjut naik Kereta KRL Commuter Line arah Bekasi atau Cikarang. Turun di Stasiun Jatinegara.

Lanjut jalan kaki sedikit naik ke halte busway Stasiun Jatinegara yang posisinya di atas flyover. Naik bis TransJakarta Busway koridor 10 arah PGC Cililitan.Turun di halte busway Prumpung Pedati.

Dari Bogor / pengguna Kereta : bisa turun di stasiun tebet , lalu nyebrang Naik M44

Dari Kampung Melayu : 

Naik Mikrolet  44 , jangan Lupa turun setelah Terowongan Pasar Gembrong Pas di depan Pasar Gembrong .  Sama dari tanah abang juga bisa naik m44

Dari Pondok Kopi : 

Naik Metro Mini nomor 52 , turun Pas di seberang Pasar Gembrong .

Dari Terminal Pulogadung :

Naik Mikrolet 27 turun di lampu merah jatinegara , nyambung lagi Naik mikrolet 06 jurusan Cililitan , turun Pas di Pasar Gembrong .

Pasar Gembrong

Coba deh perhatikan skateboard-nya macem-macem ya modelnya, mesti sabar kalau mau pilih-pilih sebab pengunjugnya juga antri.

Tapi setelah di tanya harganya mahal juga menurut saya, dan proses tawar-menawar pun enggak sampai pada kesepakatan. akhirnya batal membeli.

Mainan di sini kebanyakan di import dari negeri tirai bambu karena tertulis di boxnya made in China, walaupun ada juga mainan buatan lokal.

Sebab ada tetangga saya yang suka membuat mainan bonekaan tepung lalu di kirim kepasar Asemka dan pasar Gembrong.

Kenapa saya tahu?, ya.. karena dulu saya juga suka bantu antar barang kepunyaan beliau dan setelahnya mendapat upah. lumayan buat beli susu. he..he..  tapi itu dulu ya..

Sekarang tetangga saya sudah pindah rumah agak jauh.

Pasar Gembrong

Mainan di sini selintas mirip aslinya, padahal tidak ini  KW. Coba aja perhatikan mainan Transformers bumble bee tersebut bentuknya mirip. tapi coba liat kalimatnya  "TRNASFROMRES" ada juga yang menulis "TRANSFORMABLE" di box-nya sekilas mirip ya.

Tapi itu mungkin trik menghindari claim hak cipta.

Menurut saya sih di pasar gembrong sekarang harganya gak semurah katanya dulu, sebab penjual kadang buka harga dengan tawaran yang tinggi. jadi kalau di pikir gak jauh beda sama pasar kebanyakan.

Mungkin karena sekarang lebih komersil ya?  jadi mesti pinter-pinter kita aja saat membeli.

Tapi jika rencana penggusuran telah di laksanakan oleh pemrov DKI, gimana ya nasib para pedagang pasar gembrong?

kita lihat saja nanti.

Friday, December 29, 2017

Jalan Sudirman - M.H.Thamrin, Saksi Bisu Perjuangan Hidupku


SUDIRMAN Car Free Day

Hari minggu selepas dari Pasar Tanah Abang saya melintasi jalan sudirman, saya berhenti sejenak dengan istri untuk sekedar memotret dan memandangi jalan sudirman dari fly over jalan prof DR. satrio dan jalan K.H. Mas Manyur.

Bagi sebagian orang mungkin jalan ini terlihat biasa saja, hanya sebuah jalan utama yang menjadi pusat bisnis dan  perkantoran di Jakarta.

Jalan sepanjang 6,5 km yang setiap hari Minggu rutin menggelar car free day, mulai pukul 06.00 – 11.00 Wib, dari persimpangan Thamrin-Medan Merdeka Barat sampai dengan Bundaran Senayan ini, mungkin bukan apa-apa bagi sebagian orang.

Tapi bagi saya tidak, jalan ini menjadi saksi bisu perjuangan setelah saya di PHK dari pabrik yang sudah lebih dari 6 tahun saya tekuni, karena bangkrut.

Perasaan saya waktu itu hancur dan bingung saat teringat anak istri, mau kerja apa nih? uang pesangon tentu lama-kelamaan akan habis.

Udah gitu ijazah yang saya pegang hanya STM, karena masih kuliah saat itu. Kalau mau bekerja di pabrik lagi umur saya sudah tidak memenuhi syarat.

Demi menyambung hidup karena telah memiliki anak saya mencari lowongan di koran. Dan kebetulan lowongan yang sesuai dengan usia saya waktu itu, pekerjaan sebagai kurir.

Syaratnya cuma surat lamaran, riwayat hidup, transkip nilai, ijazah , sim C dan punya motor. Tanpa batas usia, yang penting masih sanggup naik motor.




Setelah di terima saya di tugaskan di pusat bisnis jakarta kawasan segitiga emas yaitu Sudirman-Thamrin.

Awal bekerja saya di bimbing senior untuk menghafal rute-rute jalan. Di hari pertama ini saya masih berdua, tandem istilah mereka. Saya belajar Attitude pengiriman surat, parkir yang aman dan jalan pintas.

Hari kedua saya di lepas, karena masih bingung saya pun nyasar hampir sampai tanah abang karena salah belok, tapi untung cepat ingat dan langsung putar balik.

Di hari-hari berikutnya pekerjaan semakin lancar dan saya mulai di kenal oleh para receptionist dan security.

Saya bertugas mengantarkan surat-surat, mulai dari tagihan internet sampai tagihan kartu kredit ke kantor-kantor di wilayah ini. Menenteng ratusan amplop dengan tas ransel yang berat, sebab kalau saya tinggal di parkiran saya takut kehujanan atau hilang.

Enggak lupa saya juga bawa nasi dari rumah dan air minum biar irit, sebab harga makanan di kawasan ini lebih mahal menurut saya waktu itu.


Rute saya dimulai dari jalan ini yang sebelah barat atau kiri gambar, karena yang sebelah timur atau kanan rute kawan saya.

Biasanya saya sampai di jalan ini pada pukul 09:00 pagi dan jam 17:00 sore saya baru selesai
berikut ini nama  gedung-gedung yang biasa saya kunjungi:

Jl Jend. Sudirman   

  • Le Meridien Hotel
  • BDNI Center
  • Hotel Sahid Jakarta
  • Da Vinci Tower
  • Intercontinental Mid Plaza/Mid Plaza
  • Wisma Nugra Santana
  • Auto2000 Sudirman
  • Wisma Prine Center    
  • Wisma Kyoei Prince
  • Wisma Arthaloka
  • Wisma BNI dan Wisma 46    

Jl. MH Thamrin   

  • Hotel Indonesia, Grand Indonesia Shopping Town dan Kempinski Residence (Bintang 5)
  • Plaza Indonesia dan Grand Hyatt Jakarta (Bintang 5)    
  • Kedutaan besar Jepang, Kedutaan besar Korea Selatan
  • EX Plaza
  • Hotel Four Points by Sheraton Jakarta Thamrin
  • Gedung Jaya
  • Menara Thamrin
  • Badan Perencanaan dan Penerapan Teknologi (BPPT)

Setiap saya masuk ke salah satu gedung dan melihat orang-orang bekerja di belakang meja saya selalu berpikir. "enak sekali mereka bisa bekerja di kantor yang sejuk di depan komputer pula"

Saya selalu senang dan tersenyum lebar setiap berkunjung ke kantor-kantor ini. Sambil berharap saya juga pengin seperti mereka.

Tapi karena gaji sebagai kurir terlalu kecil waktu itu di tahun 2007 hanya sekitar Rp. 600.000 sebulan, dan tiak mencukupi, akhirnya saya hanya bertahan 3 bulan.

Saya pun tidak bisa keluar masuk kantor lagi dan merasakan suasana perkantoran.

***

Singkat cerita sekarang impian saya terwujud setelah sekitar sepuluh tahun berlalu kehidupan saya makin membaik, saya sekarang sudah menjadi pekerja kantoran yang setiap hari berhadapan dengan komputer, persis seperti yang saya impikan.

Perjalanan hidup yang sangat berliku dengan jalan yang tak terduga.

Impian saya untuk menjadi blogger sejak tahun 2008 pun sekarang sudah terwujud.

Sampai sekarang saya masih lanjut menggapai mimpi-mimpi yang lain.

maaf...  edisi curhat ya, kali ini.


Saya sedang ingin berbagi cerita, menurut saya segala sesuatu itu gak ada yang instant. Semua butuh perjuangan.

Saya percaya semua mimpi pasti akan menjadi kenyataan jika kita mau berusaha mewujudkannya.

Impian saya terwujud karena jasa kawan - kawan saya, yang sudah memberikan peluang dan kesempatan dan namanya tidak bisa saya sebut satu persatu, karena saking banyaknya.

Yap... Pertemanan dan silaturahim itu penting Guys.

Terhitung sudah belasan kali saya modar-mandir perusahaan hingga impian saya terwujud. Fuuiihh... banyaknya.  yah... itulah perjuangan.

Menjelang akhir tahun ini impian saya kedepan ingin memiliki rumah yang sedang saya incar di bekasi.

Entah kapan akan terwujud.

kini jalan sudirman - thamrin adalah sebuah memori bagi saya, kenangan yang tidak akan pernah terlupakan.

Thursday, December 28, 2017

Beginilah Suasana Pasar Tanah Abang di Minggu Pagi

Pasar Tanah Abang

Berbelanja ke pasar tanah abang di jalan KH. Mas Mansyur jakarta Pusat, bayangan saya akan tertuju pada macetnya arus kendaraan disana dan ribetnya lalu lintas seperti yang banyak di ceritakan.

kemarin istri minta di antar kesana, sebab mau tukar baju yang sudah di belinya beberapa hari yang lalu, jadi mau enggak mau saya mengantar sang kumendan ke pasar tanah abang.

Dengan mengendarai motor kesayangan saya pun melaju, melewati jalan Basuki Rahmat, terowongan casablanka hingga sampai di jalan KH. Mas Mansyur.




Tetapi ceritanya jadi lain setelah saya menyaksikan sendiri sepinya arus kendaraan di minggu pagi. suasana  pasar yang lenggang jauh dari kesan macet dan riweh sama sekali.

Mungkin karena hari ini masih pagi dan di hari minggu pula, jadi belum banyak aktifitas di sini.

Pasar Tanah Abang di Minggu Pagi

Saya parkir motor di sini tepat di sebelah kanan lokasi saya berdiri, yaitu di trotoar pintu masuk sebuah toko, biasanya tempat parkir ini akan padat menjelang siang apalagi di hari biasa atau hari kerja.

Saya parkir di lokasi ini sebab biar mudah putar balik saat pulang, pikir saya. Karena kalau parkir agak ke dalam bisa repot saat putar baliknya. apalagi kalau pas lalu lintas padat, karena mesti lawan arus sedikit.

Tau sendirilah jalan di jakarta itu suka di tutup arah putar baliknya untuk mengurangi kemacetan tetapi tetap tidak bisa menghilangkan kemacetan.

Pasar Tanah Abang di Minggu Pagi

Masih pagi ya, jam masih menunjukkan pukul 8:23 WIB  terlihat di jam digital pasar. Matahari pun bersinar dengan cerahnya namun masih lembut dan hangat.

kontras dengan suasananya yang adem ayem.

Pasar Tanah Abang di Minggu Pagi

Saya dan istri memasuki pasar tanah abang melalui pintu di Blok B, karena di pasar tanah abang ini memang terdiri dari beberapa blok pasar. namun karena istri kemarin belanja di blok B jadi sasaran utama saya di blok B ini.

Pasar Tanah Abang di Minggu Pagi

Lenggangnya minggu pagi di lobby pasar tanah abang, karena saya lihat beberapa toko juga masih belum buka dan pengunjung pun hanya beberapa.

Pasar Tanah Abang di Minggu Pagi

Nah, di toko baju ini nih istri mau tuker belanjaannya, barang yang sudah di beli boleh kok di tuker asalkan masih ada label tokonya terus bon belanja yang kemaren.

Pasar Tanah Abang di Minggu Pagi

Di pasar ini sejauh mata memandang yang terlihat pakaian semua, yah... namanya juga pasar tekstil terbesar di Asia Tenggara, bukan pusat elektronik.

30 menit pun waktu berlalu dan suasana pasar berangsur mulai ramai. hari juga mulai menjelang siang.

Pasar Tanah Abang di Minggu Pagi

Seperti biasa, di saat istri sibuk memilih-milih pakaian, saya lebih memilih untuk mencari tempat duduk karena tidak tahan berlama-lama berdiri seperti istri.

Apalagi pasti lama karena harus memilih model yang cocok dan tawar harga yang pas.

Begitulah suasana pasar tanah abang di minggu pagi, sepi.. sepi... dan sepi..

Warna-warni di AEON MALL Jakarta Garden City

AEON MALL Jakarta Garden City

Di media sosial, akhir-akhir ini mulai ramai beredar foto-foto yang berlatar belakang AEON MALL, mulai dari foto Selfie, Wefie, dan lain-lain. kebanyakan mereka ambil foto di taman yang letaknya tepat dibelakang AEON MALL yang disebut "Wonder Garden".

Itu sebabnya saya jadi penasaran dan memutuskan pergi bersama keluarga ke AEON MALL di malam hari.

Aeon Mall yang di resmi di buka pada tanggal 30 september 2017 ini berlokasi di jl. Boulevard Jakarta Garden Ciy,  JAKARTA GARDEN CITY  Cakung, Jakarta Timur. Dan buka mulai pukul 10:00 sampai dengan pukul 22:00 Wib.

wow... masih fresh ya mallnya.



Pintu masuk gerbang Jakarta Garden City tepat berada Jl. Raya Cakung Cilincing (Cacing) KM. 0.5, Cakung Timur.

Jakarta Garden City menurut saya lokasinya cukup strategis karena pintu keluar masuknya tepat menghadap ke jalan TOL Lingkar Luar Timur.

Kalau saya sih enakan naik motor ke sini, lokasi parkir yang berdaya tampung kurang lebih 1400 lot untuk motor dan kurang lebih 3000 lot untuk mobil, jadi kayaknya gak perlu kuatir kehabisan tempat parkir di sini.

Tapi karena saya kesini pas liburan natal dan tahun baru parkiran mobil dan motor itu pun penuh juga.

AEON MALL Jakarta Garden City

Benar juga saat memasuki area tamannya saya mendapati cahaya-cahaya yang cantik di bawah sana, wonder garden seluas 1,300 m2, ini cukup ramai dengan orang - orang  yang  ber-selfie ria.

AEON MALL Jakarta Garden City

Warna-warni lampunya berubah-ubah setiap beberapa detik, kadang biru, merah, kuning, ungu. Jadi betah deh memandangi taman dengan lampu-lampunya

AEON MALL Jakarta Garden City

Cantik ya.. kalau dari atas sini lampunya itu seperti hamparan karpet titik-titik berkilau.
tempat ini indah karena kita melihatnya pada malam hari dengan cahaya lampu-lampunya yang berwarna-warni.

Bagaimana kalau di siang hari?
ehmm.. sepertinya patut di coba juga ke sini saat siang hari.

AEON MALL Jakarta Garden City

Lanjut yuk sefie di sana, di bawah lorong yang banyak lampunya itu lo. Yap tepat di depan sana.

AEON MALL Jakarta Garden City

Lorong dengan lampu-lampu bunga kecilnya serasa membuat kita bermandikan cahaya saat berada di dalamnya.

Agak sulit ambil gambar di sini selain agak penuh dan berdesakan juga kamera ponsel yang auto bikin gak fokus.

***
Setelah puas di arena taman ini dengan warna-warni cahayanya, kini saatnya kita memasuki area atas yaitu lantai 3 di mana kincir ria berada.

AEON MALL Jakarta Garden City

Untuk menuju lokasi ini bisa menggunakan lift yang kalau saya liat cukup besar, soalnya kapasitasnya sampai 26 orang sekali angkut.

AEON MALL Jakarta Garden City

Suasana di atas sini juga gak kalah romantis sama yang di bawah sana, di sini juga ada foodcourt dan kafe buat ngopi-ngopi, juga ada tempat jajan snack atau makanan cepat saji seperti burger.

Jangan kaget ya sebotol air mineral merek aqua 300 ml di atas sini dijual Rp.15.000./botol. itu bikin saya kaget. Di sarankan sih bawa air sendiri dari rumah atau beli dulu di mini market.

Mungkin harga sewa tenant yang mahal menjadi penyebab mereka menaikkan harga berkali-kali lipat.

Di atas sini anginnya agak cukup kencang, jadi kayaknya mending sedia jaket deh kalau mau ke atas sini.

AEON MALL Jakarta Garden City

Bagi yang pingin mengunci hati sang kekasih dan menunjukkannya keorang-orang bisa di sini nih. Banyak lo yang pasang gembok cinta bertuliskan nama kedua pasang kekasih.

Kamu bisa pasang gembok di lokasi ini dan mengabadikan namamu dan pasanganmu di atas gemboknya. Tapi saya kurang tau, pada bawa sendiri atau beli di sini gemboknya.

lucu juga ya...

Masih banyak spot nganggur nih...


AEON MALL Jakarta Garden City

Mungkin karena liburan sekolah walapun harga untuk naik J-SKY Ferris Wheel atau kincir ria ini sebesar Rp.50.000/orang, tapi banyak lo yang antusias.

kalau saya perhatikan kincir ini gak pernah berhenti, jadi kalau telah habis penumpang akan turun sambil kincir ini tetap berjalan.

Karena kincirnya pelan banget muternya, jadi cukup banyak waktu buat menurunkan dan menaikkan penumpang kembali.

AEON MALL Jakarta Garden City


AEON MALL Jakarta Garden City

Sudah cukup perjalan kali ini karena waktu sudah menunjukkan pukul 09:00 malam, saatnya turun dengan menumpang lift.

AEON MALL Jakarta Garden City

Kalau bingung sama denah lokasi mall ini tenang aja, ada kok peta informasinya itu tuh yang di tengah-tengah lift.

AEON MALL Jakarta Garden City

Saat keluar parkir ternyata padat, karena di saat yang sama orang juga mau keluar. Bayangin aja 1400 lot kalau keluar berbarengan gimana jadinya.

Tiga Pintu keluar parkir pun penuh sesak enggak mampu nampung banyaknya pengunjung yang mau keluar, dan setelah lebih dari 5 menit baru saya bisa bernafas lega.


Tapi lelah itu terbayar dengan kepuasan hati, puas melihat-lihat wonder garden dan kincir ria yang berada di Aeon Mall jakarta garden city ini.

Wednesday, December 27, 2017

Giant Kota Harapan Indah, dan Larangan Memotret

Giant Kota Harapan Indah, dan Larangan Memotret

Sabtu pagi yang cerah, enggak asik rasanya kalau cuma diem aja di rumah. Enaknya sih buat jalan-jalan.

Kali ini saya menuju ke sebuah pusat perbelanjaan di wilayah Bekasi, yaitu Kota Harapan Indah. rencananya sih mau lihat-lihat elektonik di sini. karena kadang suka ada promo.




Dengan harga parkir Rp. 2000 di 3 jam pertama dan Rp.1000 untuk jam berikutnya saya rasa cukup wajar harga parkir di sini. Tetapi dulu kalau belanja di sini parkir itu bisa gratis kalau saat keluar menunjukkan struk belanja. 

Giant Kota Harapan Indah, dan Larangan Memotret

Tempat parkir yang luas dengan atapnya yang menutupi jadi enggak kwatir motor kepanasan atau kehujanan.

Saat memasuki mall saya asik jeprat-jepret dengan ponsel oppo neo-5 saya, sampai memasuki pintu masuk.

Sebenarnya saya agak kikuk saat motret takut dilarang security mall.


Giant Kota Harapan Indah, dan Larangan Memotret

Dan saya pun memasuki pintu mall sambil terus jeprat-jepret. Tapi benar saja, yang saya takutkan pun terjadi.

Giant Kota Harapan Indah, dan Larangan Memotret

Tiba - tiba saya di tegur security yang melihat kegiatan saya.

"Dari mana, Pak?"

"Oh.. enggak darimana-mana saya buat pribadi aja nulis pengalaman di blog"

dan dia pun mundur secara teratur.

saya pun jadi penasaran dan tanya lagi ke security itu

"Emangnya enggak, boleh ya pak"

"Iya, sebenarnya sih enggak boleh. harus ijin dulu"

Dari pengucapan kalimatnya ada pengecualian, pikir saya.

Tapi saya terlanjur Bete.

Jadi saya matikan kamera dan bilang " oh ya udah kalau begitu, kamera akan saya matikan" sambil ngeloyor pergi.

Giant Kota Harapan Indah, dan Larangan Memotret

Dan foto ini adalah foto terakhir yang saya ambil, setelah di tegur oleh pihak keamanan Giant.
saya emang enggak begitu paham peraturan tentang memotret di ruang publik. Tapi saat saya di mall Pacific Place tidak masalah tuh saya jeprat-jepret di sana.

Padahal kan mall Pacific Place lebih berkelas dan tingkat keamanannya lebih super ketat. kenapa di mall yang sekelas Giant saya tidak boleh memotret padahal kan cuma pake Hp.

Tapi saya hargai kebijakan management tersebut. padahal sayang kan saya bisa promosiin tempat belanjanya di blog saya gratis.

Sudahlah saya enggak mau ambil pusing yang penting saya dapat bahan tulisan. he.. he.. he

Friday, December 22, 2017

Liburan Gak Kemana-mana? ke Taman Tebet Honda Bisa Jadi Pilihan

Taman Tebet Honda

Sebenarnya saya tidak sengaja berkunjung ke taman honda ini jika tak di ajak oleh istri buat mengunjungi salah satu stand bazzar yang di jaga kawan istri saya. mungkin saya tidak akan pernah ke sini.

walaupun pernah lewat, tapi keindahan taman memang tidak begitu terlihat kalau hanya selintas saja.

Sebetulnya saya mengambil foto ini setahun yang lalu saat saya mengunjung taman honda, waktu saya belum rutin ngeblog.




Taman Tebet Honda beralamat di Jl. Tebet Timur Raya No.10, RT.1/RW.4, Tebet Timur., Tebet, Kota Jakarta Selatan, dengan jam buka: Hari ini buka · 06.00–21.00

Taman seluas 1.800 m2 yang diresmikan oleh gubernur DKI Jakarta (waktu itu) Fauzi Bowo pada tanggal 28 Juli 2010, merupakan salah satu taman dari beberapa taman yang ada di tebet.

Yang jadi pertanyaan kenapa dinamakan taman tebet honda? dinamakan demikian sebab pemerintah daerah atau pemda DKI Jakarta melibatkan produsen motor Honda tersebut dalam pembangunan taman ini

Taman Tebet Honda

Pepohonan yang tertata rapi dan rindang membuat kesan tempat ini seolah-oleh tidak seperti sedang di jakarta.

Di jalan setapak ini kamu bisa berjogging atau bersepeda santai. karena treknya lumayan cukup panjang

Taman Tebet Honda

Di taman ini juga ada fasilitas olah raga

Ini adalah lokasi buat meregangkan otot, dengan peralatan olah raga yang sederhana kamu bisa sejenak melatih otot-otot di sini. tapi harus gantian

udara yang sejuk akan membuat sejenak pikirinmu tenang di sini.

Taman Tebet Honda

Karena waktu itu ke sini pas sedang ada bazzar, jadi sebagian lokasi nya di pakai buat stand booth-booth dan tempatnya pun jadi sedikit ramai.

Taman Tebet Honda

Tempat sampah di sini juga unik-unik dan menarik perhatian saya terutama anak-anak.

Di taman ini juga terdapat Toilet dan musholla yang berada di pojok tamannya, jadi tidak usah kwatir kalau pas kebelet pipis atau pas adzan berkumandang.

Jadi kalau pas liburan akhir tahun ini gak bisa atau gak sempat kemana-mana mungkin juga karena males pergi jauh karena jalanan macet. kamu bisa kok ke taman Tebet Honda ini

Thursday, December 21, 2017

Harga Souvenir di Pasar JATINEGARA MESTER

Harga Souvenir di Pasar JATINEGARA MESTER

Pada postingan yang lalu saya pernah menceritakan pengalaman saya saat ke Pasar Jatinegara Mester untuk belanja baju dan souvenir, buat yang belum liat silahkan baca : Cari Baju dan accesoris Pernikahan, yuk ke pasar Jatinegara Mester

Karena waktu itu belum menyertakan daftar harga barang yang dibeli maka postingan kali ini saya akan kasih sedikit bocoran harga souvenir yang waktu itu dibeli.




Tapi karena banyaknya souvenir yang di jual di sana, lalu yang di beli cuma beberapa item saja, jadi enggak semua harga di tampilin di sini, ya.

Harga yang saya tulis ini bisa sebagai gambaran aja, buat bahan perkiraaan kalau suatu saat kepingin beli souvenir pernikahan di jatinegara Mester.

Harga Souvenir di Pasar JATINEGARA MESTER

Di sini tuh banyak banget pilihannya, jadi kalau enggak di tentuin dulu mana yang kira-kira mau di beli dari rumah bisa bingung dan galau menentukan pilihan.

Karena souvenir di jatinegara mester bentuknya beragam dan harganya pun menyesuaikan. tapi sebagai patokan harga kamu bisa melhat list harga berikut ini.

Harga souvenir di pasar jatinegara mester:


 1. Box atau Kotak  Seserahan Rp. 40.000,-/set


Harga Souvenir di Pasar JATINEGARA MESTER

Kotak yang biasanya di pergunakan untuk seserahan ini satu set terdiri dari 4 buah kotak, dengan beberapa pilihan warna. tapi kotak ini sekarang dalamnya berbahan kardus atau semacam karton. tidak seperti 12 tahun yang lalu semua bahannya terbuat dari kayu triplek.

 2. Kotak Cincin  Rp.55.000,-


Harga Souvenir di Pasar JATINEGARA MESTER

Kotak cincin ini sebetulnya harganya tidak seperti yang tertera diatas, namun karena terjadi tawar-menawar yang alot akhirnya pedagang pun menyerah dengan harga tersebut.

kalau di luar sana kabarnya harganya bisa Rp.80.000,- untuk sebuah kotak cincin tersebut.

 2. Centong Nasi Rp.1000,-/pcs


Harga Souvenir di Pasar JATINEGARA MESTER

Centong nasi ini satu kantong plastik tersebut berisi 50 pcs dengan berbagai pilihan warna, sebenarnya ada beberapa corak sih ada yang polos dan juga ada yang berbahan kayu.

 3. Gunting Kuku multi Rp.2200,-/pcs


Harga Souvenir di Pasar JATINEGARA MESTER

Gunting kuku multi ini satu kantong berisi 100 pcs. Mengapa harganya bisa lebih mahal dari yang lain? karena gunting kuku ini memiliki beberapa fungsi, seperti manicure atau pedicure, itu  kata penjualnya sih.

tapi kalau mau menawar harganya bisa Rp.2000,-/pcs lumayan kan kalau di kali 100.

 4. Korek Api Gas Rp.1000,-/pcs


Harga Souvenir di Pasar JATINEGARA MESTER

Ini adalah korek api berbahan gas seperti yang biasa di jual  di warung-warung atau toko, namun sudah di kemas sedemikian rupa agar terlihat menarik. Dalam satu kantong jumlahnya 100 pcs.

 5. Gunting Kuku Biasa Rp.1000,-/pcs


Harga Souvenir di Pasar JATINEGARA MESTER

Yang ini gunting kuku biasa, tidak memiliki fungsi seperti gunting kuku multi, namun cukuplah kalau cuma buat gunting kuku aja. mungkin itu juga yang menyebabkan harganya jauh lebih murah, dan perkantong jumlahnya 100 pcs.

 6. Sumpit warna-warni  Rp.1000,-/pcs


Harga Souvenir di Pasar JATINEGARA MESTER

Sumpit berbahan dasar plastik ini dalam satu kantong berjumlah 100 pcs, dan juga mempunyai beberapa pilihan warna, karena bahannya dari plastik menurut saya bisa lebih awet di pakenya.

Yap, itulah sebagian bocoran harga souvenir di pasar jatinegara mester, walaupun enggak komplit tapi setidaknya bisa buat patokan harga.

Wednesday, December 20, 2017

Cari Baju dan Accesories Pernikahan, Yuk ke Pasar Jatinegara Mester

Cari Souvenir atau Perlengkapan Nikahan ke Pasar Jatinegara Mester

Pasar yang terletak di antara jalan Jatinegara Barat, jalan Jatinegara Timur dan jalan Matraman Raya ini termasuk pasar yang setiap harinya ramai di kunjungi pembeli.

Saya katakan posisi pasar berada di tengah ketiga jalan tersebut sebab pintu masuk dan keluar semua menghadap ke arah tiga jalan utama itu.

Kalau saya waktu itu dari arah Bekasi jadi saya masuk melalui pintu barat yakni jl. Jatinegara Barat. karena memang jalur jatinegara timur dan barat itu lalu lintasnya satu arah.

Jadi tidak bisa lewat pintu Jatinegara timur karena posisi pintu masuknya berada dekat pertigaan Matraman Raya dan arah jalannya di tutup. jadi harus berputar.




Pasar yang buka mulai jam 08:00 dan tutup pukul 16:30 WIB, ini termasuk pasar yang cukup komplit akan pernak-perniknya.

Segala macam keperluan rumah tangga sampai pelengkapan pernikahan di jual di sini. hasilnya pasar ini selalu ramai di kunjungi orang.

Cari Souvenir atau Perlengkapan Nikahan, Yuk ke Pasar Jatinegara Mester

Ini pintu depan pasar Jatinegara Mester, saya mengambil foto membelakangi jalan Matraman Raya dan yang di sebelah adalah mobil yang masuk dari arah jalan Maraman Raya, sepertinya satu arah untuk motor atau mobil.

Cari Souvenir atau Perlengkapan Nikahan, Yuk ke Pasar Jatinegara Mester

Kamu bisa parkir motor di luar sini. Tapi sayang tempat parkir motornya yang di luar agak menyedihkan, untuk memarkir motor di tempat yang padat ini saya agak sedikit bingung, saking ramenya.

untungnya ada petugas parkir yang membantu mengarahkan agar saya parkir agak di pinggir. Tempat parkir yang padat dan ramai kontras dengan jalan yang becek sehabis hujan.  fiuuhh...

Cari Souvenir atau Perlengkapan Nikahan, Yuk ke Pasar Jatinegara Mester

Pintu kecil di sisi lain pasar jatinegara trade center atau pasar jatinegara mester. Kamu bisa lewat sini setelah parkir motor. karena posisi pintu ini berada di tengah dan paling dekat dengan lokasi saya parkir.

Cari Souvenir atau Perlengkapan Nikahan, Yuk ke Pasar Jatinegara Mester

Di lantai dasar ini adalah tempatnya pakaian grosiran, mulai dari baju batik, t-shirt, kaos kaki, celana biasa sampai baju batik yang model slim fit ada di sini.

Boleh di bilang tempat ini mirip tanah abang, karena harganya juga bisa miring. kalau lagi malas ke pasar Tanah Abang kamu bisa cari pakaian yang harganya bersaing di sini.

Cari Souvenir atau Perlengkapan Nikahan, Yuk ke Pasar Jatinegara Mester

Mencoba sebelum membeli, boleh kok. Di sini juga boleh loh mencoba-coba pakaian sebelum di putuskan untuk beli, saya sudah mencoba beberapa pakaian di sini. Tapi sayang tidak jadi membeli karena enggak ada yang cocok ukurannya.

"yah.. memang belum jodoh,Pak" kata penjualnya.

Cari Souvenir atau Perlengkapan Nikahan, Yuk ke Pasar Jatinegara Mester

Untuk urusan souvenir di lantai bawah gudangnya. disana tersedia souvenir dan perlengkapan nikahan dengan harga yang terbilang murah dan sangat terjangkau.

Saya juga dulu saat akan menikah cari souvenir dan accesories di sini. jadi bagi saya tempat ini recomended banget.

Cari Souvenir atau Perlengkapan Nikahan, Yuk ke Pasar Jatinegara Mester

Baca juga : Harga Souvenir di pasar Jatinegara Mester

Toko Souvenir di lantai bawah ini mulai buka dari pukul 08:00 sampai pukul 16:30. Dan tepat pukul 16:00 WIB, AC gedung akan di matikan. jadi jangan kesorean kesininya ya. Soalnya saat AC sudah di matikan udara jadi lumayan puanasss...

Cari Souvenir atau Perlengkapan Nikahan, Yuk ke Pasar Jatinegara Mester

Gak kerasa sudah sore pulang Yuks.

Untuk mobil atau motor yang parkir di dalam bisa ambil jalan keluar lurus yaitu melalui jalan Jatinegara Barat ke arah manggarai - senen dan kalau ambil kanan bisa lewat jalan jatinegara Timur ke arah kampung melayu - cawang,

oh iya, di sebelah kiri pintu keluar ini juga banyak penjual janur kuning untuk umbul-umbul penanda ada hajatan yang biasanya diletakkan di depan gank atau orang biasa bilang janur melengkung.

sayang saya tidak sempat foto karena posisi saya tidak memungkinkan dan agak sulit waktu itu.

yang jelas di pasar jatinegara mester ini mau cari perlengkapan dan souvenir nikahan barangnya komplit... plit.